Investor Pemula Diimbau Tidak Panik Hadapi Koreksi IHSG

  • 12 Jun 2026 15:42 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi memicu kekhawatiran sekaligus peluang bagi investor di pasar modal. Penurunan nilai saham membuat sebagian pelaku pasar meninjau kembali strategi investasinya secara lebih hati-hati.

Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Cabang KB Valbury Sekuritas Indonesia Palembang, Suprianto, Rabu, 10 Juni 2026. Dalam Dialog Investasi Pro 1 RRI Palembang ia membahas peluang di balik IHSG yang terkoreksi cukup dalam.

Menurut Suprianto, koreksi dipengaruhi ketidakpastian global setelah konflik kawasan memanas dalam beberapa bulan terakhir. Faktor tersebut mendorong investor besar mengalihkan dana ke instrumen yang dinilai lebih aman sementara.

Kondisi ini dinilai masih wajar karena fluktuasi merupakan bagian siklus alami pasar modal modern. Suprianto mencontohkan krisis tahun 2008 dan pandemi yang pernah memicu koreksi lebih dalam sebelumnya.

Ia mengingatkan investor pemula tidak mengikuti keputusan pasar hanya karena tren atau FOMO semata. Kepanikan saat harga turun sering memicu penjualan tanpa analisis sehingga meningkatkan risiko kerugian investasi.

Investor disarankan menentukan tujuan investasi sejak awal serta menyesuaikan toleransi risiko masing-masing secara jelas. “Pentingnya memanfaatkan momentum dengan bijak ketika valuasi saham melemah," ucapnya.

Ia memperkirakan peluang pemulihan tetap terbuka apabila kondisi ekonomi domestik dan perdagangan membaik. Menurutnya IHSG berpotensi kembali menguat hingga akhir tahun seiring meningkatnya kepercayaan investor pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....