TASPEN Palembang Salurkan Gaji ke-13 Pensiunan Mulai 2 Juni 2026

  • 27 Mei 2026 08:57 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Gaji ke-13 pensiunan mulai disalurkan oleh Taspen pada 2 Juni 2026.
  • Sebanyak 65.992 pensiunan (PNS pusat, daerah, eks Pegadaian, dan eks Dephub) akan menerima dana ini melalui 16 mitra bayar dan Kantor Pos.
  • Dana cair utuh tanpa potongan kredit (kecuali pajak yang ditanggung pemerintah), penerima manfaat ganda tetap mendapat dua hak, dan pensiunan wajib waspada terhadap modus penipuan.
  • PT TASPEN Palembang mengucurkan dana sebesar Rp220 miliar untuk gaji ke-13 yang cair serentak mulai 2 Juni 2026.

RRI.CO.ID, Palembang - PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Palembang siap mengucurkan anggaran fantastis sebesar Rp220 miliar untuk membayar gaji ketiga belas. Pihak manajemen menjamin 65.992 penerima pensiun di wilayah kerja Palembang akan menerima dana tersebut secara serentak mulai 2 Juni 2026.

Kepala PT TASPEN Kantor Cabang Palembang, Hangga Prajatama, menyatakan bahwa perusahaan telah merampungkan seluruh persiapan operasional menjelang pencairan. Tim internal telah menyelesaikan pendataan penerima, estimasi anggaran, hingga koordinasi matang bersama mitra perbankan dan Kantor Pos.

Hangga menyebutkan, alokasi anggaran pembayaran gaji ketiga belas di wilayah kerja PT TASPEN Kantor Cabang Palembang mencapai sekitar Rp220 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada 65.992 penerima pensiun yang tersebar di berbagai daerah layanan.

‎"Khusus untuk anggaran yang dialokasikan untuk penyaluran gaji pensiun ke-13 di wilayah Kantor Cabang Palembang itu sekitar Rp220 miliar. Dengan total sebanyak 65.992 penerima pensiun," jelasnya saat wawancara melalui telepon, Selasa, 26 Mei 2026.

‎Ia mengatakan penerima pensiun terdiri dari pensiunan PNS pusat sebanyak 13.151 orang dan pensiunan PNS daerah sebanyak 50.264 orang. Selain itu, terdapat pensiunan eks Pegadaian maupun eks Dephub sebanyak 1.016 orang, serta kelompok penerima lainnya.

Dalam proses penyaluran, PT TASPEN Cabang Palembang bekerja sama dengan 16 mitra bayar dan satu juru bayar di Kantor Pos. Mitra tersebut di antaranya BRI, BNI, BSI, BTN, Bank Sumsel Babel, KB Bank, Bank Banten, hingga Bank Aladin Syariah.

Hangga menuturkan besaran gaji ketiga belas dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada Mei 2026. Komponen tersebut meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan beras, serta tambahan penghasilan lainnya.

Ia juga menegaskan pembayaran gaji ketiga belas tidak dikenakan potongan kredit ataupun biaya lain dari pihak mana pun. Potongan yang berlaku hanya pajak penghasilan, dan seluruhnya telah ditanggung pemerintah.

"Untuk gaji ke-13, tidak dikenakan potongan kredit dan tidak boleh ada potongan lain. Hanya ada potongan pajak penghasilan, dan itu sudah ditanggung oleh pemerintah," ujarnya.

‎Menurut Hangga, penerima manfaat ganda, seperti pensiunan yang juga menerima pensiun janda atau duda, tetap memperoleh hak pembayaran gaji ketiga belas. Kebijakan tersebut diberikan sesuai ketentuan yang berlaku bagi penerima manfaat pensiun.

‎PT TASPEN juga mengimbau seluruh penerima pensiun rutin melakukan autentikasi melalui aplikasi Andal by Taspen agar pembayaran berjalan aman dan lancar. Bagi pensiunan lansia atau yang mengalami kendala teknis, autentikasi manual tetap dapat dilakukan melalui kantor bayar maupun layanan antar pembayaran pensiun ke rumah.

‎Selain itu, Hangga mengingatkan para penerima pensiun agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN. Ia menegaskan seluruh layanan TASPEN diberikan secara gratis dan masyarakat dapat menghubungi call center 150919 atau layanan pengaduan resmi apabila menemukan indikasi penipuan.

‎"Kami juga ingin sampaikan kepada seluruh penerima pensiun atau peserta TASPEN waspada terkait penipuan. Jadi, diharap hati-hati ketika nanti ada potensi penipuan, bisa langsung saja ke call center kami di 150 919 atau melalui tcare.taspen.co.id," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....