Hindari Pencurian, ACC Edukasi Nasabah Soal Prosedur Penarikan
- 11 Feb 2026 18:09 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Fenomena pencegatan kendaraan oleh oknum Debt Collector di jalanan menjadi perhatian serius Astra Credit Companies (ACC). Perusahaan pembiayaan di bawah naungan Astra ini membongkar prosedur resmi penagihan guna melindungi nasabah dari aksi ilegal yang merugikan.
Regional Retail AR Management Head ACC Sumbagsel, Muhammad Syirodj, menegaskan, ACC tidak membenarkan aksi penarikan kendaraan di luar prosedur resmi. Ia menyoroti maraknya aksi Debt Collector liar yang dipicu oleh kebocoran data melalui aplikasi pengecekan nomor polisi ilegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Semua pihak ketiga yang bekerja sama dengan ACC itu sudah dapat dipastikan 100 persen berbadan hukum sesuai aturan OJK,” tegas Syirodj dalam sesi diskusi bersama wartawan pada acara Media Gethering Astra Credit Companies di Palembang, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan, untuk penunggakan tahap awal, penagihan dilakukan oleh karyawan internal yang wajib menunjukkan kartu identitas resmi perusahaan. Jika penagihan melibatkan pihak ketiga, nasabah diminta kritis dengan memeriksa surat kuasa resmi dari perusahaan pembiayaan. Tanpa dokumen tersebut, nasabah berhak menolak menyerahkan unit kendaraannya.
“Pastikan mereka punya surat kuasa tersebut. Dan benar jika mereka tidak punya surat kuasa, jangan memberikan kendaraannya,” ujar Syirodj.
Ia memperingatkan, menyerahkan kendaraan kepada oknum tanpa surat resmi sangat berisiko, karena unit tersebut bisa saja tidak masuk ke sistem perusahaan dan dikategorikan sebagai tindakan pencurian.
Selain masalah penagihan di lapangan, ACC juga menyoroti pelanggaran hukum lain yang sering terjadi, yakni praktik menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit. Tindakan ini dinilai melanggar hukum dan dapat menjerat nasabah pada risiko pidana.
"Pada dasarnya tindakan menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit adalah tindakan yang melanggar hukum, sehingga kami menghimbau masyarakat untuk tidak mengalihkan kendaraan tersebut," tambah Syirodj.
Sebagai solusi bagi nasabah yang mengalami kendala pembayaran angsuran, ACC menyarankan komunikasi yang transparan dengan mendatangi langsung kantor cabang terdekat guna mencari solusi terbaik bersama. Saat ini, ACC didukung oleh 76 kantor cabang serta layanan digital ACC ONE untuk mempermudah nasabah mengelola pembiayaan secara aman dan terpercaya.