K-CASH Solusi Digital Penuhi Kebutuhan Investasi untuk Gen-Z
- 11 Jun 2025 17:56 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Dalam acara gathering media yang diselenggarakan pada Rabu (11/6/2025), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memperkenalkan lebih jauh tentang K-CASH, sebuah aplikasi mobile yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan generasi muda dalam berinvestasi secara mudah dan efisien.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi KSEI dalam meningkatkan inklusi finansial, khususnya di kalangan Gen-Z dan Milenial yang kini mendominasi investor pasar modal Indonesia. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menghadirkan K-CASH. Aplikasi ini diluncurkan pada 18 Desember 2024 sebagai platform khusus untuk pengelolaan transaksi reksa dana yang lebih efisien dan aman, menggantikan penggunaan virtual account dengan Investor Fund Unit Account (IFUA).
Data KSEI per Mei 2025 mencatat bahwa 80% investor pasar modal berasal dari kalangan Gen-Z dan Milenial, dengan mayoritas memiliki tingkat pendidikan setara SMA atau lebih rendah. Hal ini menjadi sinyal penting bagi lembaga pasar modal untuk menghadirkan solusi yang ramah pengguna, edukatif, dan mudah diakses.
Kehadiran K-CASH menandai inovasi penting dari KSEI setelah sebelumnya meluncurkan berbagai layanan berbasis digital seperti AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) dan eASY.KSEI. Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan AKSes, sehingga investor dapat masuk menggunakan akun yang sudah ada tanpa harus membuat login baru. Fitur ini diyakini akan sangat memudahkan investor muda yang mencari efisiensi dan kecepatan dalam transaksi keuangan, hal tersebut disampaikan oleh Ruth Yendra selaku Kepala Unit Edukasi Layanan Jasa Investor PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. “Melalui K-CASH, kami ingin menciptakan ekosistem investasi yang tidak hanya aman dan transparan, tapi juga praktis dan sesuai dengan gaya hidup digital generasi saat ini,” kata Ruth Yendra dalam presentasinya.
Aplikasi K-CASH memungkinkan investor mengelola dana dari Rekening Dana Nasabah (IFUA) dengan fleksibel, termasuk melakukan transfer ke rekening bank maupun antar IFUA dalam satu Single Investor Identification (SID). Fitur ini menjadi terobosan karena selama ini proses pengelolaan dana sering kali memerlukan perpindahan platform yang cukup merepotkan bagi investor pemula.
Sebagai informasi, jumlah investor di pasar modal Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat, mencapai lebih dari 16,6 juta investor pada Mei 2025. Di Sumatera Selatan sendiri, tercatat lebih dari 395 ribu investor aktif, dengan dominasi Gen-Z dan Milenial sebesar 80,76%.
Melalui K-CASH, KSEI menunjukkan komitmennya sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) yang adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus mendukung perkembangan pasar modal yang lebih inklusif dan digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....