Jemput Berkah, Pegadaian Sumbagsel Gencarkan Mengetuk Pintu Langit

  • 19 Sep 2026 11:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel melanjutkan program sosial berkelanjutan 'Mengetuk Pintu Langit' untuk menjangkau masyarakat di pelosok Sumatra Bagian Selatan.
  • Program ini menunjukkan komitmen BUMN untuk memelihara kepedulian terhadap tatanan sosial masyarakat sekitar, bukan hanya fokus pada profit dan transaksi finansial.
  • Gerakan sosial 'Mengetuk Pintu Langit' telah digulirkan secara konsisten sejak awal tahun 2026 dengan terus berkembang menjangkau berbagai wilayah.

RRI.CO.ID, Palembang - Keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak melulu soal angka profit dan transaksi finansial. Di balik deretan layanan gadai dan investasi, kepedulian terhadap tatanan sosial masyarakat sekitar terus dipelihara agar tidak meluntur.

Komitmen tersebut dibuktikan oleh PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Sumbagsel melalui gerakan bertajuk "Mengetuk Pintu Langit". Memasuki Juni 2026, program sosial yang digulirkan secara berkesinambungan sejak awal tahun ini kembali bergerak menyisir masyarakat di berbagai pelosok Sumatra Bagian Selatan.

Tanpa canggung, para insan Pegadaian turun langsung ke jalanan. Mulai dari unit kerja UPC Mandalo, CP Bengkulu, CP Sipin, CP Kotabumi, CP Bandar Jaya, CP Prabumulih, hingga CP Tanjung Pandan membagikan ratusan paket makanan hangat serta bantuan kebutuhan pokok harian.

Aksi jemput bola ini menyasar pekerja informal, pengemudi transportasi umum, hingga warga kurang mampu yang bermukim di sekitar area operasional kantor cabang.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa gerakan ini sengaja dirancang tanpa sekat birokrasi yang kaku. Pendekatannya dibuat sesederhana mungkin agar bantuan yang disalurkan dapat langsung dirasakan dampaknya.

"Mengetuk Pintu Langit kami hadirkan sebagai bagian dari semangat untuk terus berbagi dan memberikan manfaat. Kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan dalam satu momentum, tetapi terus berlanjut dari bulan ke bulan dengan melibatkan insan PT Pegadaian (Persero) di berbagai wilayah kerja," ujar Novryandi dalam keterangannya, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Novryandi, keterlibatan aktif para pegawai di lapangan menjadi kunci utama penanaman nilai empati perusahaan. Dengan menyapa warga secara langsung, Pegadaian ingin menegaskan posisinya bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan bagian integral dari kehidupan masyarakat setempat.

"Setiap paket yang diberikan mungkin terlihat sederhana, namun di dalamnya ada kepedulian dan perhatian. Kami berharap semangat ini dapat terus tumbuh di lingkungan insan Pegadaian, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan," pungkasnya.

Konsistensi aksi dari awal tahun hingga pertengahan 2026 ini membuktikan bahwa peran kepedulian sosial corporate sosial responsibility (CSR) dapat dikemas secara humanis, membumi, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga di tingkat akar rumput.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....