Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Energi di Sumbagsel

  • 24 Jul 2026 07:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau operasional AFT SMB II dan Integrated Terminal Palembang melalui Management Walkthrough.
  • eninjauan memastikan keandalan operasional, penerapan HSSE, dan kesiapan infrastruktur distribusi energi di wilayah Sumbagsel.
  • Peninjauan memastikan keandalan operasional, penerapan HSSE, dan kesiapan infrastruktur distribusi energi di wilayah Sumbagsel.

RRI.CO.ID, Palembang - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau langsung operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II dan Integrated Terminal (IT) Palembang dalam rangkaian Management Walkthrough (MWT) yang berlangsung pada 20 dan 22 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan operasional, penerapan aspek keselamatan kerja, serta kesiapan infrastruktur energi dalam melayani masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Hasil peninjauan menunjukkan operasional di kedua fasilitas berjalan sesuai standar dan mampu mendukung kelancaran distribusi energi di lima provinsi yang menjadi wilayah kerja Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Di AFT SMB II, Mochamad Iriawan memeriksa kesiapan fasilitas penyaluran avtur dan memastikan pelayanan pengisian bahan bakar pesawat berlangsung sesuai standar keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu.

"Keandalan operasional di AFT SMB II harus terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran transportasi udara dan terpenuhinya kebutuhan energi sektor penerbangan. Bagi Pertamina, setiap layanan yang andal pada akhirnya bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Mochamad Iriawan dalam siaran pers yang diterima RRI, Kamis, 23 Juli 2026.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Integrated Terminal Palembang yang menjadi salah satu simpul utama distribusi energi di Sumatera Bagian Selatan. Di lokasi tersebut, Komisaris Utama meninjau kesiapan sarana dan prasarana operasional serta implementasi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan aman dan andal.

Menurut Iriawan, Integrated Terminal Palembang memiliki peran strategis dalam sistem logistik energi nasional karena mengintegrasikan distribusi melalui jalur sungai, darat, dan kereta api.

"Kunjungan MWT saya kali ini membuka mata kita semua bahwa IT Palembang bukan sekadar tempat penyimpanan bahan bakar. Ini adalah fasilitas hulu-ke-hilir yang krusial, sebuah urat nadi logistik energi yang mengombinasikan tiga elemen kekuatan, yakni jalur perairan Musi, jalur darat, dan efisiensi jalur kereta api," katanya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Alexander Susilo mengatakan pihaknya terus memperkuat keandalan rantai distribusi energi melalui penerapan standar operasional yang disiplin, penguatan budaya HSSE, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

"Kunjungan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus menjaga keandalan infrastruktur dan operasional agar penyaluran energi berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan energi masyarakat di wilayah Sumbagsel dapat terpenuhi dengan optimal," ujar Alexander.

Dalam kesempatan tersebut, Mochamad Iriawan juga mengapresiasi pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TALANG BERSERI (Talang Bersama Masyarakat Sejahtera dan Mandiri) yang dijalankan melalui AFT SMB II. Program ini mengubah lahan bekas galian C di kawasan Talang Betutu dan Talang Jambe menjadi kawasan produktif melalui budidaya ikan dengan keramba jaring apung, pengembangan hortikultura, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Sebagai subholding downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bertanggung jawab menjamin distribusi BBM, LPG, avtur, dan produk energi lainnya di Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, serta Kepulauan Bangka Belitung. Dukungan jaringan infrastruktur berupa Integrated Terminal, Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal, SPBU, hingga lembaga penyalur lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat dan dunia usaha.

Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keandalan operasional, menjaga keamanan pasokan energi, serta memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....