Era Digital Ubah Wajah Bisnis F&B, Hotel Andalkan Inovasi dan Promosi Kreatif
- 12 Jul 2026 06:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Digitalisasi jadi strategi utama dalam promosi dan pengembangan bisnis F&B hotel di tengah persaingan yang semakin ketat.
- Kualitas dan konsistensi produk menjadi kunci untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.
- Media sosial dan kolaborasi dengan influencer dinilai efektif memperluas jangkauan promosi jika sesuai dengan target audiens.
RRI.CO.ID, Palembang - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara industri food and beverage (F&B) menjalankan bisnis. Mulai dari strategi promosi melalui media sosial, pemanfaatan layanan digital, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan menjadi faktor penting agar usaha tetap mampu bersaing.
Food and Beverage Manager Excelton Hotel Palembang, Cahyadi, mengatakan bahwa saat ini layanan F&B hotel tidak lagi hanya ditujukan bagi tamu yang menginap, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.“Dulu orang berpikir makan di hotel harus menginap terlebih dahulu. Sekarang siapa pun bisa datang untuk menikmati makanan dan minuman di hotel. Persaingan juga semakin luas, mulai dari restoran hingga kafe, sehingga hotel kami pun juga harus terus berinovasi,” ungkapnya dalam Dialog Ekonomi Digital RRI, Jumat 10 Juli 2026.
Ia juga mengatakan, perkembangan media sosial membuat penyebaran informasi mengenai produk makanan berlangsung sangat cepat. Karena itu, pelaku usaha dituntut mampu menghadirkan produk yang berkualitas sekaligus memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi.
“Kuncinya sederhana, yaitu kualitas dan konsistensi. Kalau produk kita berkualitas dan rasanya konsisten, pelanggan akan datang kembali,” katanya.
Sementara itu, Public Relation Excelton Hotel Palembang, Adelia, mengatakan bahwa media sosial di era sekarang menjadi platform yang paling efektif untuk memperkenalkan berbagai program dan promo hotel kepada masyarakat. “Semua orang sekarang mencari informasi lewat media sosial. Karena itu saat ini pun kami, excelton memanfaatkannya untuk mengenalkan promo, menu terbaru, hingga aktivitas hotel,” jelasnya.
Menurut Adelia, promosi digital juga harus disesuaikan dengan tren yang sedang berkembang tanpa menghilangkan identitas sebuah merek. Selain itu, ia menilai kolaborasi dengan influencer masih efektif selama target audiens yang dimiliki sesuai dengan produk yang dipromosikan.
“Setiap influencer memiliki pasar masing-masing. Jadi kita harus memilih yang tepat agar promosi benar-benar efektif,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....