PGE Mulai Pengeboran Sumur LMB-19.3 untuk PLTP Lumut Balai

  • 07 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PT Pertamina Geothermal Energy Area Lumut Balai resmi memulai pengeboran Sumur LMB-19.3 untuk pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dengan kapasitas 55 MW.
  • Pengeboran Sumur LMB-19.3 ditargetkan selesai dalam waktu 43 hari, sementara keseluruhan pengembangan PLTP diharapkan mulai beroperasi pada akhir 2030.
  • Proyek ini mendukung target bauran energi nasional dan agenda Net Zero Emission 2060, serta membuka peluang kerja bagi tenaga profesional dengan prioritas keterlibatan tenaga kerja lokal.

RRI.CO.ID, Muara Enim - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai resmi memulai pengeboran Sumur LMB-19.3 sebagai bagian dari pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Dimulainya pekerjaan tersebut ditandai dengan doa bersama dan syukuran yang digelar di lokasi proyek.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri jajaran manajemen PGE Area Lumut Balai, tim proyek Unit 3 dan Unit 4, mitra kerja, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pengeboran.

Project Manager Unit 3 & 4 PGE, Heri Susanto, mengatakan pengeboran Sumur LMB-19.3 merupakan tahapan penting dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3. Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga sinergi seluruh pihak yang terlibat, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur kerja, serta komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan.

"Pengeboran Sumur LMB-19.3 merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 sekaligus memperkuat kontribusi PGE terhadap pencapaian target bauran energi nasional. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan aman, lancar, tepat waktu, serta memberikan hasil yang optimal," ujar Heri Susanto dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Juni 2026.

Ia menjelaskan, proses pengeboran Sumur LMB-19.3 ditargetkan selesai dalam waktu 43 hari. Sementara itu, pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 secara keseluruhan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2030.

Menurut Heri, proyek ini juga akan membuka peluang kerja bagi berbagai tenaga profesional dengan tetap mengutamakan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaannya.

Selain menjadi ikhtiar memohon kelancaran proyek, kegiatan doa bersama juga menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan melalui pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk penguatan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

PGE menegaskan seluruh tahapan pengembangan proyek panas bumi akan dijalankan dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), tata kelola perusahaan yang baik, serta nilai-nilai keberlanjutan. Perusahaan memastikan setiap aktivitas proyek memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan sosial.

Pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 menjadi bagian dari upaya PGE meningkatkan pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih dan rendah emisi. Dengan tambahan kapasitas 55 MW, proyek ini diharapkan memperkuat pasokan listrik berbasis energi terbarukan sekaligus mendukung target bauran energi nasional dan agenda Net Zero Emission 2060.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....