Bensin Eceran Masih Jadi Andalan di Tengah Kenaikan Harga BBM
- 29 Jun 2026 21:35 WIB
- Palembang
Poin Utama
- BBM eceran masih banyak dipilih karena praktis dan membantu saat menghindari antrean di SPBU dan ketika kehabisan bensin.
RRI.CO.ID, Palembang - Keberadaan penjual bensin eceran masih menjadi andalan sebagian masyarakat ditengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kemudahan akses dan lokasi yang dekat membuat layanan tersebut tetap diminati oleh pengendara.
Salah satu penjual bensin eceran di Sekip, Junaidi, mengaku telah menjalankan usaha tersebut selama tiga tahun. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap bensin eceran hingga kini masih cukup tinggi.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM tidak terlalu memengaruhi harga jual bensin eceran yang dijualnya. Penyesuaian harga tetap dilakukan agar masyarakat masih dapat membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.
Dalam sehari, Junaidi rata-rata menjual sekitar 50 liter bensin. Namun, pada waktu tertentu penjualan dapat turun menjadi sekitar 20 hingga 30 liter per hari.
Ia mengatakan, jumlah pembeli yang datang tidak menentu. Kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas masyarakat serta situasi di sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
"Kalo hargo BBM naik, modal kami jugo naik. Pembeli nih kadang ngeluh kareno hargo jual berubah, tapi mereka tetap beli kareno memang kebutuhan," ujarnya saat diwawancara, Sabtu, 27 Juni 2026.
Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut berkisar Rp20 ribu untuk setiap penjualan 10 liter bensin. Pendapatan itu dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
Junaidi juga mengatakan usaha bensin eceran masih sangat dibutuhkan masyarakat. Banyak pengendara yang membeli karena kendaraan mogok atau ingin menghindari antrean panjang di SPBU.
"Sekarang tu banyak yang beli seliter bae atau sebotol penuh. Kalo dulu ado yang langsung isi duo sampai tigo liter," ujarnya.
Salah seorang pembeli, Rian, mengaku masih memanfaatkan bensin eceran karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Menurutnya, membeli bensin eceran menjadi pilihan praktis terutama ketika kendaraan kehabisan bahan bakar.
"Kalo aku galak beli minyak eceran kareno lebih dekat dari kos. Kalau lagi buru-buru atau minyak habis, lebih praktis beli di sini," katanya.
Rian menambahkan, kenaikan harga BBM turut memengaruhi pengeluaran hariannya sehingga kini lebih menghemat penggunaan kendaraan. Ia juga menilai keberadaan penjual bensin eceran sangat membantu, terutama saat kendaraan kehabisan bensin pada malam hari ketika akses ke SPBU lebih terbatas.
"Kalau kendaraan kehabisan bensin malam hari, kami terbantu karena tidak perlu pergi jauh ke SPBU. Apalagi kalau kehabisan ditengah jalan SPBU sudah tutup," tutur Rian.
Laporan Anggara Firga Pradivta, mahasiswa magang Fakultas Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....