PHR Perkuat Ketahanan Energi di IPA Convex 2026

  • 23 Mei 2026 21:46 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Jakarta- PT Pertamina Hulu Rokan memperkuat komitmen menjaga ketahanan energi nasional melalui inovasi teknologi migas berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam ajang IPA Convex 2026, Rabu, 20 Mei 2026.

Ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition menjadi forum strategis mempertemukan pelaku industri migas nasional. PHR memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan capaian produksi dan pengembangan teknologi energi masa depan.

Direktur Utama PHR Regional 1, Muhamad Arifin, mengatakan inovasi menjadi kunci menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. Salah satu strategi yang dikembangkan perusahaan ialah Migas Non-Konvensional atau MNK.

“Kehadiran PHR di IPA Convex 2026 menjadi momentum menunjukkan inovasi teknologi dan strategi bisnis,” ujarnya dari rilis yang diterima RRI.CO.ID, Jumat, 22 Mei 2026. Menurutnya, pengembangan MNK penting menghadapi tantangan lapangan migas konvensional yang semakin menua.

PHR juga menampilkan sejumlah capaian produksi dari wilayah operasi Regional 1 Sumatra. Salah satunya keberhasilan proyek steamflood Enhanced Oil Recovery di North Duri Development A14 Zona Rokan.

Penerapan teknologi steamflood tersebut menjadi tonggak penting pengembangan lapangan minyak nasional. Proyek itu diharapkan meningkatkan cadangan dan produksi minyak secara signifikan di Blok Rokan.

Sementara di Zona 1, proyek Padang Pancuran di Wilayah Kerja Jambi Merang berhasil meraih penghargaan kategori Onstream R2P Optimized. Produksi proyek tersebut ditargetkan mencapai puncak 379 barel minyak per hari pada 2026.

Di Zona 4 Sumatera Selatan, PHR menerapkan metode batch drilling di Adera Field Kabupaten PALI. Teknologi tersebut berhasil meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mendongkrak produksi minyak dan gas.

Sejak mulai berproduksi pada September 2025, Lapangan Benuang mencatat produksi mencapai 3.388 barel minyak per hari. Capaian tersebut hampir tiga kali lipat dari target awal sebesar 1.200 barel per hari.

Berbagai inovasi tersebut turut memperkuat kontribusi produksi PHR terhadap energi nasional sepanjang 2025. Regional 1 Sumatra tercatat menyumbang lebih dari 30 persen produksi migas nasional.

Selain penguatan produksi, PHR juga memperluas program tanggung jawab sosial dan lingkungan di wilayah operasional. Program tersebut mencakup pengembangan ekonomi kreatif, konservasi lingkungan, hingga pemberdayaan UMKM difabel.

PHR menegaskan komitmennya menjaga pasokan energi nasional melalui pengelolaan migas yang berkelanjutan dan inovatif. Perusahaan juga terus mendukung program swasembada energi pemerintah melalui optimalisasi operasi hulu migas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....