Pertamina EP Zona 4 Unggul di PROPER Hijau

  • 16 Apr 2026 11:16 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Prabumulih - PT Pertamina EP Zona 4 meraih tujuh penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 7 April 2026.

Tujuh penghargaan diberikan kepada tujuh wilayah kerja di Zona 4 yang dinilai unggul dalam pengelolaan lingkungan. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik berkelanjutan.

Wilayah kerja yang menerima penghargaan meliputi Prabumulih Field, Limau Field, Adera Field, Pendopo Field, Ramba Field, Ogan Komering Field, dan Raja Tempirai Field. Seluruhnya dinilai mampu melampaui standar kepatuhan lingkungan.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto menyampaikan pengelolaan lingkungan tidak hanya memenuhi ketentuan, tetapi juga mendorong inovasi berkelanjutan dalam rilis yang diterima RRI.CO.ID, Rabu, 15 April 2026. Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja dalam pencapaian tersebut.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja atas kontribusi dalam pencapaian tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap operasi hulu migas yang ramah lingkungan. Upaya ini juga berkontribusi pada penguatan ketahanan energi nasional.

“Apresiasi kami berikan atas kontribusi yang telah diberikan sehingga bisa mencapai keberhasilan merebut PROPER Hijau,” tuturnya.

Keberhasilan ini turut didukung implementasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan di setiap wilayah kerja. Program tersebut berfokus pada pelibatan dan pengembangan masyarakat.

Sejumlah inovasi menjadi sorotan dalam penilaian PROPER Hijau tahun ini. Program tersebut mengintegrasikan aspek lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Prabumulih Field, limbah plastik diolah menjadi alat bagi petani karet melalui program SIKOK SELINGKAR. Program ini membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi limbah.

Sementara di Ogan Komering Field, limbah organik dimanfaatkan menjadi pakan ternak, pupuk, dan biomassa. Inovasi ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Limau Field mengembangkan inovasi Biobachar dengan memanfaatkan limbah bambu sebagai media filtrasi. Program ini mendukung pengelolaan lingkungan yang ramah dan berkelanjutan.

Adera dan Ramba Field mengembangkan program pertanian adaptif untuk menghadapi perubahan iklim. Pendekatan ini membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pendopo Field menjalankan program konservasi tanah berbasis pemberdayaan perempuan. Raja Tempirai Field mengembangkan desa ekowisata berbasis zero waste melalui program BENING.

Berbagai inovasi tersebut menunjukkan pengelolaan lingkungan dapat berjalan seiring peningkatan kesejahteraan masyarakat. PEP Zona 4 menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat praktik bisnis berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....