Pertamina Salurkan Gas Perdana ke LPG Plant Limau Timur
- 24 Jan 2026 11:13 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field resmi menyalurkan gas perdana dari tiga struktur ke LPG Plant Limau Timur. Penyaluran dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat pasokan bahan baku LPG domestik dan ketahanan energi nasional.
Tiga struktur yang dimaksud yakni Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala. Gas dialirkan melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur.
General Manager Zona 4 PHR Regional Sumatra, Djudjuwanto, menyebut proyek ini bagian dari Proyek Strategis Nasional. “Ini bagian dari Roadmap Swasembada Energi, khususnya di sektor migas dan LPG,” katanya saat peresmian, Jumat 22 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran perdana ini menjadi bukti nyata kontribusi Pertamina. “Langkah ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kebutuhan LPG dalam negeri,” ujarnya.
Djudjuwanto menjelaskan, pola operasi penyaluran gas diubah demi menjaga keandalan sistem distribusi. Struktur Gunung Kemala menjadi kontributor utama dengan dukungan dari dua struktur lainnya.
Optimalisasi aliran gas memungkinkan peningkatan produksi tanpa perlu pengeboran sumur baru. Produksi LPG naik dari 55 metrik ton per hari menjadi 85 metrik ton per hari.
Sementara itu, produksi kondensat naik dari 200 BOPD menjadi 350 BOPD. Peningkatan ini dicapai tanpa menambah infrastruktur produksi baru.
Produksi LPG bahkan ditargetkan dapat ditingkatkan menjadi 100 metrik ton per hari. “Keberhasilan ini berdampak langsung bagi masyarakat melalui ketersediaan energi berkelanjutan,” tuturnya.
Pertamina memastikan seluruh proses tetap mengedepankan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Koordinasi dilakukan bersama SKK Migas dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, memberikan apresiasi atas langkah yang ditempuh PEP Prabumulih. Ia menyebut proyek ini memiliki makna strategis bagi energi nasional dan kinerja operasional perusahaan.
“Pertamina kembali menunjukkan peran strategis sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional,” kata Djoko. Ia juga menyebut Pertamina mitra utama pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi.
PEP Prabumulih Field merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Zona 4. Wilayah kerja ini mencakup tujuh lapangan di dua kota dan sembilan kabupaten di Sumatera Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....