OKI Fest Gerakkan Ekonomi Lokal dan Kreativitas Warga

  • 13 Okt 2025 19:49 WIB
  •  Palembang

KBRN, OKI: OKI Fest 2025 sukses menyedot perhatian lebih dari 20 ribu pengunjung selama tiga hari pelaksanaan, 10 hingga 12 Oktober 2025, di kawasan Segitiga Emas Kayuagung. Festival tahunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten OKI ini mencatatkan transaksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) senilai Rp 450 juta. Capaian ini memperlihatkan peran strategis OKI Fest dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, Minggu (12/10/2025).

Berbagai agenda utama dihadirkan dalam OKI Fest 2025, seperti Festival UMKM, Festival Literasi, Job Fair, Festival Budaya, Festival Waralaba, hingga ajang Kreativitas Pemuda. Festival ini tak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga ruang inkubasi ekonomi dan promosi potensi lokal Kabupaten OKI yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, dalam sambutannya menekankan pentingnya OKI Fest sebagai ruang kreatif dan kolaboratif bagi pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan event seperti OKI Fest ke depannya sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Melalui pameran, bazar UMKM, dan berbagai perlombaan, terjadi perputaran ekonomi yang langsung dirasakan warga,” ujar Bupati Muchendi.

Salah satu zona yang mendapat perhatian besar adalah Zona Literasi yang dikunjungi lebih dari 1.300 orang, dengan total omzet penjualan buku mencapai Rp 11,45 juta. Di sisi lain, aneka pertunjukan dan kegiatan budaya turut menyemarakkan festival dan melibatkan lebih dari seribu warga. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap aspek edukasi dan pelestarian budaya dalam rangkaian OKI Fest.

Job Fair juga menjadi salah satu magnet utama festival, menyediakan ratusan peluang kerja dari berbagai perusahaan. Sebanyak 932 pencari kerja melamar langsung di lokasi dan dijadwalkan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Selain membuka peluang kerja, kegiatan ini mempertemukan perusahaan dengan talenta lokal secara langsung dan efisien.

Festival Waralaba turut mencatat transaksi Rp 70 juta dan menghadirkan edukasi tentang model bisnis waralaba bagi masyarakat. Kegiatan ini menargetkan pelaku UMKM yang ingin berkembang melalui sistem kemitraan bisnis, serta memberi gambaran nyata soal peluang usaha baru yang potensial di daerah.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menutup OKI Fest 2025 dengan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Ia menyebut festival ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum nyata kebangkitan ekonomi kreatif berbasis budaya dan potensi lokal. Keberhasilan OKI Fest 2025 dinilai sebagai langkah maju dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Festival ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus menampilkan budaya OKI sebagai bagian dari ekonomi kreatif,” ujar Supriyanto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....