Air Mancur Masjid Agung Diangkat Jadi Ikon Adat

  • 05 Jan 2026 22:32 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Pemkot Palembang merampungkan revitalisasi Bundaran Air Mancur Masjid Agung sebagai simbol budaya dan religius kota. Desain baru menampilkan filosofi adat dan syariat Islam dalam wujud arsitektur yang khas.

Ketua Tim 11, Mang Dayat menyampaikan, konsep revitalisasi mengusung tema “adat dipangku, syariat dijunjung”. Falsafah ini disebut sebagai sendok piyogo, panduan hidup masyarakat Palembang.

“Adat dan syariat Islam berjalan beriringan dan saling menguatkan,” ujar Mang Dayat, Senin (5/1/2026). Ia mengatakan dulang yang dipangku tiang menggambarkan Palembang sebagai kota penampung keberagaman.

Bagian atas air mancur dihiasi bunga Cempako Telok berwarna emas sebagai lambang keindahan adat dan religiusitas. Ornamen ini disusun lima kelopak sebagai representasi lima rukun Islam dan waktu salat.

Sekretaris Tim 11, Vebri Al Lintani menambahkan struktur puncak air mancur menggunakan ukiran Muhammad Betangkup. Ornamen ini dikenal sebagai ciri khas rumah limas yang melambangkan syariat Islam.

“Ornamen ini simbol menjunjung nilai Islam dalam kehidupan masyarakat,” ujar Vebri. Ia menekankan bahwa seluruh elemen desain dirancang secara filosofis dan artistik.

Kemas Ari Panji, anggota tim, menjelaskan pemilihan bunga Cempako Telok mencerminkan flora khas Palembang. Menurutnya, bunga ini melambangkan keharuman adat dan nilai luhur masyarakat kota.

“Cempako Telok mencerminkan kesucian hati dan keindahan adat,” ujarnya. Ia menilai simbol ini penting agar generasi muda mengenal karakter budaya lokal.

Sementara itu, Ali Goik menegaskan hasil revitalisasi telah sesuai dengan desain yang diajukan. Ia menyebut perdebatan awal merupakan bagian dari proses kreatif yang sehat.

“Bentuk akhirnya tetap sesuai dengan ciri khas Palembang,” ujar Goik. Ia menilai air mancur kini menjadi landmark representatif kota berbasis budaya dan religiusitas.

Revitalisasi ini diyakini memperkuat identitas Palembang sebagai kota warisan budaya. Pemkot berharap air mancur menjadi ruang kebanggaan warga sekaligus destinasi wisata religi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....