Mau Parfum Tahan Lama? Ini Triknya

  • 25 Okt 2025 06:27 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Bagi banyak orang, parfum bukan hanya sekadar wewangian untuk tubuh, melainkan bagian dari identitas diri.

Wangi tertentu bisa membangkitkan rasa percaya diri, menciptakan kesan positif, bahkan menjadi ciri khas yang mudah diingat oleh orang lain.

Namun, banyak orang merasa wangi parfumnya cepat hilang meski sudah menyemprotkan berkali-kali.

Hendra konsultan aroma Iyo Parfume dikawasan jalan Sosial Km 5 Palembang mengatakan aroma parfum yang tahan lama bukan hanya soal kualitas parfum, tapi juga bagaimana kita menggunakannya. Dengan memilih titik semprot yang tepat, menjaga kelembapan kulit, dan menyimpan parfum dengan benar, Anda bisa tampil wangi dan segar sepanjang hari.

Berikut adalah beberapa tips menggunakan parfum yang tepat agar aromanya tahan lama dari pagi hingga malam:

Gunakan parfum setelah mandi

Kulit yang bersih dan lembap menyerap parfum lebih baik. Setelah mandi, pori-pori kulit masih terbuka dan membantu parfum "terkunci" lebih lama. Pastikan kulit sudah kering tapi masih lembap alami sebelum menyemprotkan parfum.

-Semprotkan di titik-titik nadi

Area nadi memiliki suhu lebih hangat yang membantu menyebarkan aroma parfum ke seluruh tubuh. Fokuskan penyemprotan pada:

Leher bagian samping

Pergelangan tangan

Belakang telinga

Lipatan siku

Belakang lutut (jika menggunakan rok atau celana pendek)

Hindari menggosok pergelangan tangan setelah menyemprotkan karena bisa memecah molekul parfum dan mengubah aromanya.

- Gunakan pelembap sebelum parfum

Kulit yang kering tidak bisa mempertahankan aroma parfum dengan baik. Gunakan pelembap tanpa pewangi atau petroleum jelly (vaseline) di titik-titik nadi sebelum menyemprotkan parfum. Ini akan membuat parfum “menempel” lebih lama di kulit.

-Semprotkan pada Rambut atau Pakaian (Dengan Hati-Hati)

Rambut bisa menyimpan aroma lebih lama daripada kulit. Gunakan parfum khusus rambut atau semprotkan sedikit ke sisir sebelum menyisir rambut. Untuk pakaian, semprotkan dari jarak sekitar 20-30 cm agar tidak meninggalkan noda, terutama pada bahan sutra atau berwarna terang.

-Pilih jenis parfum yang tepat

Waktu ketahanan parfum tergantung pada konsentrasinya:

Eau de Cologne: tahan 1–2 jam (konsentrasi paling ringan)

Eau de Toilette (EDT): tahan 3–4 jam

Eau de Parfum (EDP): tahan 6–8 jam

Parfum/Extrait: tahan hingga 12 jam atau lebih

Jika ingin wangi seharian, pilih Eau de Parfum atau parfum dengan konsentrasi tinggi.

- Gunakan teknik layering

Layering berarti menggabungkan beberapa produk beraroma serupa. Contohnya:

Gunakan body wash, lotion, dan parfum dari satu lini wewangian.

Ini membantu menciptakan aroma yang lebih kuat dan tahan lama.

- Simpan Parfum dengan Benar

Parfum bisa rusak jika terkena panas, cahaya, atau udara. Simpan di tempat sejuk, gelap, dan kering—bukan di kamar mandi atau dekat jendela. Hindari juga membuka tutup parfum terlalu lama agar kualitasnya tetap terjaga.

Rekomendasi Berita