Sanggar Beremben Besi Tampilkan Ande-Ande Panjang di Festival Seni Tradisi Sumsel
- 30 Jun 2026 23:49 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, BANYUASIN - Tim Kesenian Banyuasin turut menyemarakkan Festival Seni Adat Tradisi dan Anjungan Sumatera Selatan 2026 di Anjungan Rumah Adat Dekranasda Sumsel, Kamis, 25 Juni 2026, dengan menampilkan ragam kesenian khas Kabupaten Banyuasin. Penampilan tersebut merupakan hasil kolaborasi Tim Kesenian Banyuasin, Sanggar Budaya Beremben Besi, dan SDN 40 Percontohan Banyuasin.
Pengajar, pendongeng, sekaligus pelestari budaya Banyuasin, Kusmawati, S.Pd.I, mengatakan penampilan kali ini mengangkat Tari Seluang Mudik serta tradisi lisan Ande-Ande Panjang dan Serambe yang dikemas lebih menarik dan mengikuti perkembangan zaman agar mudah diterima generasi muda.
"Persiapan kami kurang lebih dua minggu. Anak-anak berlatih dengan penuh semangat dan keceriaan sehingga mampu menampilkan pertunjukan terbaik di panggung festival," ujar Kusmawati sebagai pemilik sanggar Budaya Beremben Besi, Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Ande-Ande Panjang merupakan tradisi lisan khas Banyuasin berupa seni bertutur yang biasanya disampaikan semalam suntuk. Pada festival kali ini, kisah yang diangkat bertajuk Putri Byuku, dibawakan oleh para penutur muda, yakni Restu, Syifa, Syiera, Amar, Ubay, dan Rais.
Sementara itu, Tari Seluang Mudik merupakan persembahan Sanggar Tari SDN 40 Percontohan Banyuasin III di bawah bimbingan Elia Haryani, S.Pd. Tarian kreasi khas Kabupaten Banyuasin tersebut terinspirasi dari perilaku ikan seluang yang berenang berkelompok, beriringan, lalu berpencar.
Melalui gerakan tari, disampaikan pesan tentang pentingnya persaudaraan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kusmawati berharap Festival Seni Adat Tradisi dan Anjungan Sumatera Selatan dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkenalkan budaya daerah di tingkat provinsi.
"Semoga seni budaya Banyuasin terus maju dan berkembang. Warisan budaya leluhur harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tidak hilang ditelan zaman," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....