Zapin Dance Floor 4th Competition Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

  • 11 Jun 2026 15:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Zapin Dance Floor 4th Competition: Edisi Kreasi Lenggang Zapin Palembang kembali digelar sebagai wadah pelestarian budaya daerah. Kompetisi ini dihelat oleh mahasiswa Fakultas FISIP Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang untuk memperkenalkan seni Tari Zapin kepada generasi muda.

Kegiatan akan dilaksanakan Senin, 15 Juni 2026 untuk perlombaan secara offline yang berlokasi di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang. Selain itu, diadakan juga lomba secara online yang mana pada Sabtu, 13 Juni 2026 menjadi tenggat waktu pengumpulan video.

Ajang kompetisi ini menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda pecinta seni tari tradisional. Peserta yang mendaftar berasal dari berbagai komunitas dan kelompok seni di Sumatera Selatan.

Sekretaris Pelaksana, Deace Eksci Asista, mengatakan, kompetisi tidak hanya berorientasi pada perlombaan. Kegiatan juga bertujuan memperkenalkan nilai budaya melalui seni pertunjukan.

"Melalui kompetisi ini, kami ingin generasi muda semakin mencintai dan melestarikan Tari Zapin," ujar Dea dalam Obrolan Komunitas Pro 4 Palembang, Jumat, 5 Juni 2026. Ia menilai Tari Zapin merupakan warisan budaya yang harus terus dikenalkan dan dijaga.

Nantinya, inovasi dalam koreografi menjadi daya tarik utama pada kompetisi tahun ini. Namun, unsur tradisi tetap harus dipertahankan dalam setiap penampilan peserta.

Sementara itu, Anggota Divisi Acara, Andini Badriyanti, menjelaskan peserta diberikan ruang berkreasi. Kreativitas tersebut tetap mengacu pada karakter dasar Tari Zapin seperti gerakan kaki yang lincah dan cepat.

"Kami ingin menghadirkan Zapin yang dekat dengan generasi muda tanpa meninggalkan identitas budayanya," kata Andini. Ia berharap kegiatan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap seni tradisional Melayu.

Kompetisi ini juga menjadi sarana pembelajaran budaya bagi peserta. Selain bertanding, peserta dapat bertukar pengalaman dan wawasan kesenian.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap tari zapin semakin dikenal masyarakat luas. Pelestarian budaya dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan di era digital seperti sekarang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....