Empat Ikon Bersejarah Palembang Diabadikan dalam Perangko Khusus
- 03 Jun 2026 08:35 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Empat ikon bersejarah di Kota Palembang akan dicetak dalam perangko khusus Hari Jadi Kota Palembang ke - 1343
- PT Pos Indonesia akan menggelar Lomba Menulis Surat dan Kartu Pos yang berlangsung sejak 20 Mei hingga 20 Juni 2026.
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang mendukung penerbitan perangko bertema artefak dan bangunan bersejarah sebagai upaya memperkuat pelestarian sejarah daerah. Langkah ini dinilai menjadi cara baru memperkenalkan identitas Kota Palembang kepada masyarakat luas melalui media filateli.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, saat menerima audiensi jajaran PT Pos Indonesia Palembang, Selasa, 2 Juni 2026. Program ini merupakan kolaborasi antara PT Pos Indonesia dan Dinas Kebudayaan Kota Palembang.
Ratu Dewa mengatakan, perangko tidak hanya berfungsi sebagai alat pengiriman surat, tetapi juga memiliki nilai edukatif, historis, dan budaya yang tinggi. Menurutnya, keberadaan perangko dapat menjadi media dokumentasi perjalanan sejarah yang mampu diwariskan lintas generasi.
“Pemerintah Kota Palembang sangat mengapresiasi dan mendukung pencetakan perangko artefak dan bangunan bersejarah ini. Sebagai upaya mengenalkan dan membudayakan sejarah peradaban Kota Palembang yang dapat dikoleksi serta diabadikan sebagai arsip sejarah,” ucapnya.
Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia dengan sejarah panjang sejak masa Kerajaan Sriwijaya, Palembang memiliki banyak peninggalan bernilai tinggi. Karena itu, pengenalan artefak dan bangunan bersejarah dinilai penting untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerahnya.
Ia menambahkan, pengabadian bangunan dan artefak dalam perangko akan memperluas jangkauan promosi budaya Palembang. Menurutnya, simbol visual yang tercetak dalam perangko dapat dikenal hingga ke berbagai daerah bahkan mancanegara.
“Perangko memiliki nilai historis yang luar biasa, ketika sebuah bangunan atau artefak diabadikan dalam perangko, maka ia tidak hanya menjadi simbol visual. Namun penanda sejarah yang dapat dikenal hingga lintas generasi, bahkan sampai ke berbagai daerah dan negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pos Indonesia Palembang, Danny Wahyu Saputra, mengatakan, peluncuran perangko edisi khusus tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026. Agenda itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.
Empat ikon sejarah dipilih untuk menghiasi perangko edisi khusus tersebut, yakni Jembatan Ampera, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Kantor Ledeng, dan Prasasti Kedukan Bukit. Keempat ikon dipilih karena dinilai memiliki nilai sejarah dan keterkaitan kuat dengan perjalanan Kota Palembang.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang terkait peluncuran perangko artefak dan bangunan bersejarah ini. Keempat ikon tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah, identitas, dan keterkaitan yang kuat dengan perjalanan Kota Palembang,” ucapnya.
Menurut Danny, penerbitan perangko bertema sejarah merupakan bentuk pemanfaatan filateli sebagai media edukasi budaya. Sebelumnya, PT Pos Indonesia juga pernah menerbitkan perangko khusus Palembang pada momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) serta sejumlah agenda nasional lainnya.
Selain peluncuran perangko, PT Pos Indonesia bersama Pemerintah Kota Palembang juga menggelar Lomba Menulis Surat dan Kartu Pos untuk Wali Kota Palembang. Kompetisi yang berlangsung sejak 15 Mei hingga 15 Juni 2026 itu terbuka bagi pelajar mulai tingkat PAUD hingga mahasiswa.
“Nantinya akan dipilih surat dan kartu pos terbaik yang ditujukan kepada Wali Kota Palembang. Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya literasi, komunikasi tertulis, dan kecintaan terhadap media pos di kalangan pelajar,” tambahnya.
Catatan: Redaksi melakukan perbaikan atas permintaan narasumber yang keliru dalam memberikan data. Salah satu ikon sejarah yang sebelumnya tertulis Bandara SMB II dikoreksi menjadi Museum SMB II. Koreksi juga pada masa kompetisi yang sebelumnya tertulis 20 Mei - 20 Juni 2026 diperbaiki menjadi 15 Mei - 15 Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....