Musda IV PASKI Sumsel Dorong Komedi Jadi Identitas Budaya Daerah
- 11 Mei 2026 07:13 WIB
- Palembang
RRI,CO,ID, Palembang – Seni komedi dinilai tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga media penyampaian kritik sosial dan edukasi budaya. Potensi humor lokal Sumatera Selatan pun dinilai mampu menjadi identitas kreatif daerah.
Persatuan Seniman Komedi Indonesia atau PASKI Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Daerah IV di Pavilion BSI Kota Palembang, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus PASKI, pemerintah daerah, serta pelaku seni komedi dari berbagai kabupaten dan kota.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Rudi Irawan, Anggota DPRD Sumsel Muaz Arrifqi, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Musda menjadi agenda organisasi untuk evaluasi program dan pemilihan ketua baru periode 2026–2030.
Dalam sambutannya, Rudi Irawan mengapresiasi konsistensi PASKI Sumsel menjaga eksistensi seni komedi daerah. Menurutnya, komedi mampu menyampaikan pesan moral dan kritik sosial dengan cara yang ringan.
“Kami ingin menampilkan komedi khas Palembang dan Sumatera Selatan dalam pembukaan Festival Sriwijaya mendatang,” ujarnya. Ia menilai humor lokal dapat menjadi bagian penting promosi budaya daerah.
Rudi juga menilai para seniman komedi memiliki keberanian dan kemampuan intelektual yang tinggi. Menurutnya, membuat masyarakat tertawa merupakan pekerjaan kreatif yang tidak mudah dilakukan.
Ia menambahkan budaya lokal dan bahasa daerah memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi karya komedi khas Sumatera Selatan. Humor yang santun dan cerdas dinilai mampu memperkuat identitas budaya daerah.
“Bangunlah program yang mampu melahirkan komedian muda berbakat dan menjaga etika berkarya,” tuturnya. Pemerintah Provinsi Sumsel disebut mendukung pengembangan seni komedi sebagai bagian industri kreatif.
Sementara itu, Ketua PASKI Sumsel Fikri Haikal menjelaskan organisasi tersebut menaungi berbagai pelaku seni komedi di Sumsel. Anggotanya meliputi stand up comedian, lawak grup, content creator, pantomim, hingga badut.
Menurut Fikri, PASKI Sumsel kini telah hadir di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Organisasi tersebut juga pernah meraih penghargaan PASKI terbaik tingkat nasional.
“Penghargaan itu diraih berkat kekompakan pengurus dan anggota yang terus aktif berinovasi,” katanya. Selama empat tahun terakhir, PASKI juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Salah satu program yang dijalankan ialah kerja sama dengan TVRI Sumsel untuk memberi ruang tampil komedian daerah. Selain itu, PASKI juga menjalankan program edukasi kreatif bagi generasi muda.
Program seperti PASKI Mengajar, PASKI Goes to School, dan PASKI Goes to Campus terus dijalankan organisasi. Materi yang diberikan meliputi penulisan naskah, editing video, hingga pengembangan creative thinking.
PASKI Sumsel juga rutin menggelar Sumsel Comedy Festival sebagai wadah regenerasi komedian daerah. Festival tersebut pernah diselenggarakan di Palembang, Lubuklinggau, dan Kabupaten Lahat.
Fikri menegaskan regenerasi komedian menjadi fokus utama organisasi ke depan. Komedian senior akan terus dilibatkan sebagai mentor bagi generasi penerus seni komedi Sumatera Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....