Perjalanan Rohima Menjadi Penari Tradisional Sumatera Selatan
- 29 Apr 2026 05:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- https://www.youtube.com/watch?v=x0S0Uwz-I_o
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah derasnya arus budaya modern, masih ada sosok-sosok yang setia menjaga akar tradisi agar tidak hilang ditelan zaman. Salah satunya Rohima, seorang penari tradisional Sumatera Selatan yang menemukan jalan hidupnya melalui gerak dan irama tari.
Rohima adalah penari tradisional Sumatera Selatan yang aktif dalam kegiatan seni budaya daerah. Ketertarikannya dalam dunai seni tari muncul saat melihat video klip shalawatan di televisi yang menampilkan penari cilik dengan gerakan sederhana.
“Awalnya saya hanya melihat dan meniru gerakan di video shalawatan, tanpa menyangka itu akan jadi awal perjalanan saya di dunia tari," ungkapnya dalam program Spada edisi Kita Indonesia, Senin 20 April 2026.
Gerakan tersebut membuatnya ikut menirukan secara spontan di rumah hingga mulai tertarik mendalami dunia tari tradisional. “Dari situ saya jadi benar-benar jatuh cinta pada tari," kisahnya.
Sejak itu ia bergabung dalam organisasi tari di sekolahnya dan terus mengembangkan kemampuan hingga kuliah. “Dari sekolah sampai kuliah, saya terus berusaha mengembangkan kemampuan menari karena sudah jadi bagian diri saya," ujarnya.
Rohima mempelajari berbagai tarian Sumatera Selatan seperti Tanggai, Pagar Pengantin, dan Gending Sriwijaya. Ia juga menguasai Tari Piring dari Sumatera Barat.
Namun ia menganggap Tari Ratoh Jaroe dari Aceh sebagai salah satu yang paling sulit dipelajari. “Setiap tarian punya tantangan berbeda, ada yang cepat dipelajari, ada juga yang butuh latihan panjang,” jelasnya.
Ia menilai proses belajar tari sangat bergantung pada tingkat kesulitan masing-masing tarian. Beberapa tarian bisa dikuasai dalam waktu singkat, namun ada juga yang membutuhkan latihan berminggu-minggu.
Rohima mengajak generasi muda untuk mau terbuka dan bangga terhadap budaya sendiri,salah satunya melalui seni tari. "Untuk teman-teman Gen Z dan Gen Alpha, mari kta terbuka dan bangga sama budaya sendiri kuhusunya tari tradisional," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....