Mengenal Jenis Kebaya, Busana Penuh Makna di Momen Hari Kartini
- 22 Apr 2026 08:03 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April identik dengan kebaya sebagai simbol perempuan Indonesia. Tidak sekadar dikenakan sebagai pakaian formal, kebaya juga dimaknai sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan emansipasi perempuan.
Kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi juga mencerminkan identitas dan perjalanan perempuan Indonesia dari masa ke masa. Seiring perkembangan zaman, kebaya terus beradaptasi tanpa kehilangan nilai budaya yang melekat.
Dilansir dari laman Mandalas, kebaya memiliki beragam jenis dengan ciri khas yang berbeda. Setiap model mencerminkan perpaduan budaya, fungsi, serta estetika yang terus berkembang.
Salah satu jenis yang cukup populer adalah kebaya Encim yang sarat akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi. Ciri khasnya terlihat dari bordir bunga berwarna cerah yang menghiasi bagian tepi busana.
Selain itu, kebaya Kutubaru dikenal dengan tambahan kain penghubung di bagian dada. Model ini memberikan kesan klasik dan anggun, serta kembali diminati dalam berbagai acara formal.
Kebaya Kartini juga memiliki makna historis yang kuat sebagai simbol perempuan Indonesia. Desainnya sederhana dengan kerah memanjang, mencerminkan kesan elegan sekaligus intelektual.
Tak hanya itu, kebaya Bali dan kebaya modern turut memperkaya ragam pilihan gaya. Kebaya Bali identik dengan penggunaan obi di pinggang, sementara kebaya modern hadir lebih praktis untuk aktivitas sehari-hari.
Keberagaman jenis kebaya ini menunjukkan bahwa busana tradisional mampu bertransformasi tanpa kehilangan sentuhan budaya. Hingga kini, kebaya tidak hanya menjadi pilihan gaya, tetapi juga pengingat akan akar budaya yang terus hidup dalam keseharian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....