Warga Pedamaran Lestarikan Tradisi Mepek

  • 10 Apr 2026 21:54 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Ogan Komering Ilir - Tradisi budaya lokal masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Nilai sakral dan kebersamaan terus dijaga melalui berbagai ritual adat.

Masyarakat Pedamaran mempertahankan tradisi mepek atau nepek kerbau dan sapi menjelang resepsi pernikahan. Prosesi ini dilakukan sehari sebelum acara sebagai bagian dari rangkaian hari petangan.

Tradisi tersebut menjadi momen penting untuk mempersiapkan hidangan bagi tamu undangan. Selain itu, kegiatan ini juga sarat makna spiritual dan kebersamaan.

Pelaku seni budaya Pedamaran, Hendriadi, menjelaskan prosesi mepek tidak sekadar penyembelihan hewan. Ritual ini diawali dengan penyakralaan sebelum hewan dipotong.

Hewan yang akan disembelih terlebih dahulu diberi langeran berupa taburan bunga. Setelah itu dilakukan ritual tepek oleh pasangan pengantin sebanyak tiga kali.

“Bunga langeran itu ditaburkan ke kerbau sebelum dipotong sebagai bentuk doa dan harapan keberkahan,” ujarnya di Pedamaran, Selasa 7 April 2026.

Ia menyebut prosesi ini menjadi bentuk penyampaian hajat keluarga kepada masyarakat. Selain itu, ritual tersebut juga menjadi doa agar hidangan membawa berkah.

“Harapannya daging kerbau dapat dinikmati semua pihak dan membawa keberkahan,” tuturnya. Ia menekankan nilai kebersamaan dalam tradisi tersebut.

Prosesi mepek dipimpin oleh tokoh adat yang disebut Uwak Tukang Langer. Keluarga besar turut terlibat sebagai simbol restu dalam pelaksanaan adat.

Setelah ritual selesai, hewan disembelih dan dagingnya diolah untuk kebutuhan resepsi. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat.

Warga Pedamaran, Irfan, menyebut tradisi ini menjadi identitas budaya yang terus dijaga. Ia menilai mepek bukan sekadar memasak, tetapi juga memperkuat ikatan sosial.

“Tradisi ini bentuk kebersamaan dan doa bagi semua yang terlibat,” ujarnya. Ia berharap generasi muda tetap melestarikan warisan budaya tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....