Bijak Bermedsos, Kunci Jaga Keharmonisan

  • 26 Mar 2026 07:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • https://www.youtube.com/watch?v=vfd77S6DYac

RRI.CO.ID, Palembang - Ujaran kebencian di media sosial dinilai semakin marak dan berpotensi merusak keharmonisan masyarakat. Kondisi ini mendorong pentingnya sikap bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang digital.

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Gaza Alghifari menyampaikan hal tersebut dalam program Spada edisi Kita Indonesia, Senin 23 Maret 2026. Ia menyoroti fenomena hate speech yang kerap muncul di media sosial.

Gaza mengaku pernah merespons ujaran kebencian dengan komentar bernada serupa. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk peringatan kepada pelaku.

“Sejauh ini memang sering dicuekin, tapi setidaknya kita sudah menyuarakan supaya mereka kapok,” ujarnya.

Ia menjelaskan media sosial merupakan ruang publik terbuka yang memberi kebebasan berpendapat. Namun, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab dalam berkomentar.

Menurutnya, sikap diam tidak selalu menjadi solusi dalam menghadapi komentar negatif. Tindakan mengingatkan dinilai perlu jika konten sudah mengganggu dan berpotensi memicu konflik.

“Kalau sudah mengganggu dan merusak persatuan, kita perlu mengingatkan dengan cara yang baik,” tuturnya.

Gaza juga menekankan pentingnya literasi digital sebelum aktif di media sosial. Pemahaman yang baik dinilai dapat mencegah penyebaran informasi negatif.

“Semua orang wajib belajar dulu agar tidak ikut yang tidak benar sampai komentarnya juga salah,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang lebih positif dan bermanfaat. Menurutnya, sikap bijak menjadi kunci menjaga ruang digital tetap sehat.

“Aktif di medsos untuk yang positif saja, yang negatif jangan,” katanya.

Fenomena ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran kolektif dalam bermedia sosial. Upaya menjaga etika komunikasi digital diharapkan mampu memperkuat persatuan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....