BO Cogito FISIP Unsri Kembangkan Bakat dan Minat Keilmiahan Mahasiswa
- 01 Okt 2026 07:25 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Badan Otonom Cogito FISIP Unsri adalah organisasi mahasiswa yang berfokus pada pengembangan bakat keilmiahan dengan berbagai bidang minat.
- Organisasi ini menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang kepenulisan karya ilmiah, esai, desain infografis, dan debat.
- M. Arifin Ilham dan Alifa Amira, sebagai anggota BO Cogito, telah mempresentasikan keunggulan organisasi mereka di acara Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang pada 29 September 2026.
RRI.CO.ID, Palembang - Dari banyaknya jenis organisasi mahasiswa, Badan Otonom Cogito Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya (BO Cogito FISIP Unsri) hadir sebagai ruang pengembangan bakat keilmiahan. Mahasiswa dapat mengembangkan minat dan bakat dari berbagai bidang, seperti kepenulisan karya ilmiah, esai, desain infografis, hingga debat.
Anggota BO Cogito FISIP Unsri, M. Arifin Ilham dan Alifa Amira, menyampaikan keunggulan organisasi kelimiahan tersebut. Keduanya hadir dalam acara Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang pada Selasa, 29 September 2026.
Arifin menjelaskan bahwa organisasi ini merupakan organisasi berbasis keilmiahan di tingkat fakultas, tepatnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya. Organisasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan tinggi pada bidang pengembangan diri, baik dari sisi akademis maupun keahlian praktis.
“Jadi Cogito bukan hanya tentang program kerja saja tapi tentang pengembangan diri dari mahasiswanya sendiri,” ucapnya. Ia menambahkan, pihaknya sangat mendukung mahasiswa yang ingin mengikuti berbagai perlombaan.
Arifin juga menuturkan berbagai program pembekalan kepada anggota Cogito di bidang kepenulisan, public speaking, dan desain. Ia menambahkan, Cogito juga membuka kesempatan bagi anggota yang ingin publikasi di jurnal melalui berbagai pembekalan dan mentor.
Dari sisi anggota, Alifa merasakan langsung manfaat dari bimbingan kakak tingkat atau Badan Pengurus Harian (BPH). “Mereka mendedikasikan ilmu kepada anggota baru, termasuk dalam hal teknis seperti academic research dan kepenulisan paper,” tuturnya.
Mengenai tantangan menjadi mahasiswa aktif berorganisasi, Alifa menekankan bahwa prioritas adalah kunci utama. Menurutnya, tanggung jawab individu dan tugas pokok sebagai mahasiswa pun juga harus dikerjakan dengan baik.
Ia mengingatkan bahwa organisasi adalah sampingan yang bertujuan untuk mengasah potensi, namun perkuliahan tetap harus menjadi prioritas utama. “Dengan menjaga integritas dan tanggung jawab, mahasiswa bisa menyeimbangkan keduanya dengan baik,” pesannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....