Cerita di Balik Manajemen Tim UKM Esports UPGRIP

  • 29 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Dunia esport ternyata jauh lebih kompleks dari sekadar bermain gim semata. Di balik layar kompetisi, ada sistem manajemen tim, strategi komunikasi, dan pengelolaan sumber daya yang harus dikuasai.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum UKM Esports Universitas PGRI Palembang (UPGRIP), Wahyu Arga Andhika, dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang. Ia hadir bersama Wakil Ketua UKM Esports UPGRIP, M. Hilman Hibatullah, pada Kamis, 24 September 2026.

Wahyu menjelaskan bahwa dalam satu tim esport ada berbagai posisi dengan peran yang berbeda. Ada rusher sebagai pembuka pertempuran di garis terdepan, support yang membantu dari belakang, sniper, dan bomber.

Komunikasi antar anggota tim juga menjadi kunci utama keberhasilan dalam pertandingan. Miskomunikasi atau saling menyalahkan antar pemain justru menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus diatasi setiap tim.

"Percuma mau sehebat apapun kalau tidak ada mental juara," ujar Wahyu. Menurutnya mental yang kuat sama pentingnya dengan kemampuan teknis dalam bermain esport kompetitif.

Selain komunikasi, pengambilan keputusan dalam hitungan detik juga sangat menentukan hasil pertandingan. Setiap keputusan kecil di dalam game bisa berdampak besar pada jalannya pertandingan secara keseluruhan.

Sementara itu, Hilman menyarankan agar bermain game dilakukan secara terukur dengan waktu yang fleksibel antara pukul 20.00 hingga 22.00. Ia juga menegaskan bahwa esport bukan alasan untuk meninggalkan kewajiban akademik.

Menurutnya, pendidikan, ibadah, dan kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama di atas segalanya. “Tujuan awal kita datang ke universitas adalah untuk belajar," tegas Hilman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....