Seni Berdebat Sehat: Fokus pada Gagasan, Hindari Serangan Pribadi

  • 21 Sep 2026 09:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Debat bukan sekadar adu suara, tetapi adu argumen yang logis dan santun.
  • Debat berfokus pada isi argumen, bukan hanya menyerang pribadi lawan.
  • Gunakan data dan fakta yang relevan untuk memperkuat pendapat dalam berdebat.

RRI.CO.ID, Palembang - Debat bukan sekadar adu suara atau saling menyela. Dalam perdebatan, kemampuan menyampaikan pendapat dengan alasan yang jelas sekaligus mempertahankannya saat mendapat sanggahan menjadi hal penting agar pembahasan tetap berjalan secara sehat.

Dilansir dari laman dialogika.co, 11 Maret 2025, terdapat sejumlah teknik public speaking yang dapat digunakan untuk menyampaikan argumen dalam debat. Salah satunya dengan tetap fokus pada pokok persoalan dan tidak terbawa untuk menyerang pribadi lawan ketika pendapat yang disampaikan mendapat bantahan.

Dalam debat, argumen sebaiknya diarahkan pada pendapat atau gagasan yang disampaikan, bukan kepada orang yang mengemukakannya. Menyerang karakter atau pribadi lawan justru dapat mengalihkan pembahasan dari persoalan utama dan membuat argumen yang disampaikan menjadi kurang kuat.

Penyampaian argumen juga perlu didukung dengan kemampuan berbicara yang baik. Postur tubuh yang tegap, kontak mata, intonasi yang jelas, serta penggunaan data atau fakta yang relevan dapat membantu memperkuat pesan dan membuat gagasan lebih mudah dipahami oleh audiens.

Selain cara berbicara, kemampuan mengendalikan emosi juga tidak kalah penting. Ketika lawan menyampaikan komentar yang memancing emosi, peserta debat perlu tetap tenang dan memberikan tanggapan berdasarkan fakta agar pembahasan tidak berubah menjadi perselisihan pribadi.

Sikap tenang juga membantu peserta debat melihat kembali inti persoalan sebelum memberikan jawaban. Dengan begitu, tanggapan yang diberikan tidak sekadar reaksi spontan, tetapi tetap berkaitan dengan argumen yang sedang dibahas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, peserta debat perlu menyampaikan kesimpulan yang merangkum pokok-pokok argumen secara singkat dan jelas. Kesimpulan menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali gagasan utama serta alasan yang mendukungnya, sehingga audiens dapat memahami posisi yang telah disampaikan sepanjang perdebatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....