ALSA X AMSA Unsri Hadirkan Sosialisasi dan Edukasi Stunting untuk Ibu Hamil
- 20 Sep 2026 12:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Organisasi mahasiswa kedokteran dan hukum Unsri meluncurkan inisiatif ALSA X AMSA yang mengintegrasikan perspektif hukum dan medis dalam satu kegiatan strategis.
- ALSA X AMSA merupakan kolaborasi antara Asian Law Student Association dan Asian Medical Student Association Unsri untuk menciptakan sinergi antar disiplin ilmu.
- Kegiatan ini diumumkan oleh panitia penyelenggara Aisyah, Rania, dan Zalya melalui program Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang pada Selasa, 15 September 2026.
RRI.CO.ID, Palembang - Organisasi mahasiswa kedokteran dan hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) menghadirkan sebuah inisiatif strategis yang menggabungkan perspektif hukum dan medis. Kegiatan bertajuk ALSA X AMSA dihimpun oleh Asian Law Student Association dan Asian Medical Student Association Unsri.
Panitia ALSA X AMSA, Aisyah, Rania, dan Zalya membagikan tujuan dan rincian acara tersebut. Mereka hadir dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang, Selasa, 15 September 2026.
Aisyah mengatakan, kegiatan ini memberikan sosialisasi serta fasilitas kesehatan dengan tema Pemenuhan Hak Gizi Optimal Ibu Hamil dan Anak dalam Rangka Pencegahan Stunting. “Kita ingin membentuk masyarakat lebih aware tentang masalah kesehatannya dan pasti ada hubungannya dengan dari sisi hukumnya juga,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi ini menonjolkan sinergi antara ilmu kedokteran yang berfokus pada periode emas 1000 hari pertama kehidupan dan ilmu hukum yang menjamin hak konstitusional warga negara untuk hidup sehat. Sinergi ini memastikan bahwa isu stunting tidak hanya dipandang sebagai masalah medis, tetapi juga pemenuhan hak asasi manusia
Selain itu, Zalya menjelaskan rangkaian kegiatan utama direncanakan berlangsung pada tanggal 26 September 2026. Kegiatan Pre-event akan difokuskan pada kegiatan sosialisasi edukatif ke sekolah dasar, sedangkan Main Event mencakup sosialisasi dari ahli untuk Ibu Rumah Tangga.
Kegiatan di SD memberikan pemahaman dini mengenai gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku. Para siswa dapat melihat porsi makan dengan kandungan gizi seimbang secara menyenangkan dan interaktif.
Sementara itu, main event berupa talkshow akan berlangsung di hari yang sama berlokasi di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Selatan. Narasumber yang akan hadir meliputi pakar dari bidang hukum, dokter spesialis Obgyn, serta perwakilan dari pemerintah untuk memberikan edukasi.
Rania menambahkan, manfaat bagi peserta yang hadir di Bapelkes tidak hanya berupa ilmu, tetapi juga bantuan nutrisi langsung untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. “Kita akan memberikan vitamin seperti ada obat cacing, ada asam folat, dan multivitamin lainnya juga untuk ibu dan anak,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa kesadaran akan gizi dan kesehatan harus dimulai sejak dini dan didukung oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat termasuk remaja. Ia mengajak warga Palembang untuk mengikuti kegiatan tersebut dan dapat melihat informasi selengkapnya di akun Instagram @alsaxamsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....