Sekolah vs Hobi: Siasat Orang Tua Jaga Keseimbangan Prestasi Anak

  • 17 Sep 2026 08:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Tugas orang tua mengarahkan apa yang menjadi hobi dan minat anak terhadap hal yang positif sekaligus memberikan motivasi
  • Tantangan yang dihadapi bagaimana anak membagi waktu antara sekolah dan kegiatan diluar.
  • Diharapkan anak dilatih sejak dini dari kebiasaan positif, perbanyak kegiatan sesuai minat dan bakat anak, bangun kepercayaan diri anak dan terus berikan motivasi

RRI.CO.ID, Palembang - Memaksa anak mengikuti keinginan orang tua kerap menjadi resep kegagalan dalam tumbuh kembang buah hati. Sebaliknya, memberi ruang bagi anak untuk mengeksplorasi hobinya bisa menjadi batu pijakan menuju prestasi internasional jika diarahkan dengan tepat.

Prinsip tersebut dipegang teguh oleh Irin Artha, orang tua dari Airish Aleshalihah, siswi SD Islam Az-Zahrah Palembang. Irin menilai, tugas utama orang tua bukanlah mendikte jalan hidup anak, melainkan menyediakan pilihan serta menjadi pemandu agar potensi yang dimiliki bisa berkembang maksimal tanpa mengorbankan kewajiban utamanya.

"Minat seperti K-pop dan dance yang dipilih oleh Airish misalnya, ini akan menjadi semangat buat dirinya. Selain itu, musik dan seni juga dipilih sebagai wadah positif untuk mengembangkan diri. Sesuai pilihannya, ini akan memberikan semangat yang luar biasa," kata Irin saat menjadi narasumber acara Indonesia Layak Anak (IDOLA) di Studio Pro 1 RRI Palembang, Minggu, 13 September 2026.

Meski begitu, memberi kebebasan bukan berarti melepas kontrol begitu saja. Tantangan terbesar orang tua zaman sekarang adalah membantu anak membagi waktu secara ketat antara sekolah, latihan, dan waktu istirahat.

Menurut Irin, keseimbangan antara pencapaian akademik dan pengembangan bakat harus tetap terjaga agar anak tidak kewalahan.

Kepercayaan diri anak juga perlu dipupuk melalui latihan yang teratur serta penanaman rasa tanggung jawab. Anak diajarkan untuk tetap disiplin pada kewajiban sekolah dan patuh kepada pelatih saat mengasah bakat di luar jam pelajaran.

Pendekatan ini membuahkan hasil manis bagi Airish. Berawal dari hobi yang didukung penuh, Airish berhasil menyabet juara pertama lomba seni tingkat kecamatan, menyabet juara empat di tingkat provinsi, hingga mendapat kehormatan tampil mewakili sekolahnya di Thailand.

"Untuk meraih prestasi, baik bidang olahraga, seni, maupun musik, semua membutuhkan dukungan semua pihak. Orang tua juga perlu memberikan jalan promosi buat kegiatan anak kepada keluarga atau teman agar anak punya motivasi untuk berjuang lebih baik," ujar Irin.

Di samping mengasah bakat, Irin mengingatkan pentingnya membatasi penggunaan gadget dan menjaga waktu istirahat anak. Momen kumpul keluarga di akhir pekan menjadi pengisi energi psikologis yang penting agar anak tidak stres.

"Diharapkan anak dilatih sejak dini dari kebiasaan positif, perbanyak kegiatan sesuai minat dan bakat anak, bangun kepercayaan diri, dan terus berikan motivasi agar anak tumbuh menjadi jiwa yang mandiri sebagai bekal di masa depan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....