Duta Kesehatan Sumsel Soroti Dampak Gadget bagi Anak

  • 15 Sep 2026 11:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Menjadi seorang duta kesehatan merupakan hal menarik dan sangat bermanfaat untuk memberikan edukasi ke masyarakat tentang kesehatan terutama dampak gadget bagi anak dan generasi muda
  • menjadi duta kesehatan tentu harus memberikan dampak positif bagi sekitar baik kegiatan sehari-hari.
  • Tetap semangat di era sekarang untuk terus memperbaiki pola hidup sehat yang di mulai dari hal kecil karena hidup sehat itu cuma satu kali karena ketika sudah tua nanti kita akan merasakan dampak yang dilakukan hari ini,

RRI.CO.ID, Palembang - Wakil 2 Duta Kesehatan Sumatera Selatan 2026, Dina Novitra, menyampaikan edukasi mengenai dampak gadget terhadap kesehatan anak saat menjadi narasumber Obrolan Komunitas di Studio Pro 1 RRI Palembang, Sabtu, 29 Agustus 2026. Ia menilai penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental generasi muda.

Dina menjelaskan peran duta kesehatan tidak hanya memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi juga menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran mengenai kebiasaan hidup yang lebih baik.

Ia mengungkapkan penggunaan gadget pada anak menjadi salah satu isu yang perlu diperhatikan orang tua. Pemberian perangkat digital tanpa pengawasan dapat memengaruhi perkembangan mental dan perilaku anak.

Dina mengatakan masih banyak orang tua memberikan gadget kepada anak tanpa memahami dampak terhadap kesehatan mental. Kondisi tersebut menjadi perhatian Duta Kesehatan Sumsel dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Edukasi ini juga bagi remaja yang sering berkumpul pada malam hari tanpa tujuan positif hanya akan merusak kesehatan fisik dan mental di usia muda," terang Dina.

Selain isu gadget, Dina juga menyoroti kebiasaan generasi muda dalam memilih makanan. Ia menyebut makanan cepat saji dan minuman kekinian menjadi tantangan kesehatan yang sering diabaikan.

Menurut Dina, banyak anak muda belum memahami risiko dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Rasa nikmat pada makanan tidak selalu menunjukkan kandungan yang baik bagi tubuh.

Ia mengajak masyarakat mulai menerapkan pola makan sehat dengan memilih makanan bergizi. Dina menyarankan konsumsi makanan seperti sayuran dan makanan yang diolah lebih sehat dibandingkan makanan cepat saji.

Dina juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan. Menurutnya, platform digital dapat digunakan untuk membagikan informasi tentang olahraga, makanan sehat, pola tidur, dan kebiasaan positif.

Ia menjelaskan pengalaman mengikuti ajang Duta Kesehatan Sumsel memberikan banyak pelajaran berharga. Proses karantina menjadi tantangan tersendiri, tetapi mampu memperluas wawasan dan relasi antarpeserta.

Dina menegaskan seorang duta kesehatan harus mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Edukasi mengenai obesitas, stunting, dan pemenuhan gizi menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi sehat.

Selain itu, Dina menyebut edukasi mengenai dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian program ke depan. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

"Tetap semangat di era sekarang untuk terus memperbaiki pola hidup sehat yang dimulai dari hal kecil karena hidup sehat itu cuma satu kali, dan dampaknya akan dirasakan ketika tua nanti," pesan Dina menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....