Tips Keluarga Bahagia dengan Memaafkan, Doa dan Bersyukur
- 20 Agt 2026 15:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Rumah tangga yang nyaman dan tenteram adalah salah satu bentuk kemerdekaan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga melalui komunikasi, tanggung jawab, dan rasa saling menghargai.
- Ustaz Rahmatullah Alhasani dari Kemenag Kota Palembang menyampaikan bahwa kemerdekaan perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama pendidikan dan pembentukan karakter.
- Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang pada Rabu, 19 Agustus 2026 menjadi platform untuk mendiskusikan pentingnya nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan keluarga Indonesia.
RRI.CO.ID, Palembang - Rumah tangga yang nyaman dan tenteram menjadi salah satu bentuk kemerdekaan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga. Suasana tersebut dapat dibangun melalui komunikasi, tanggung jawab, dan rasa saling menghargai.
Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Palembang, Ustaz Rahmatullah Alhasani, menyampaikan hal tersebut dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Rabu, 19 Agustus 2026. Menurutnya, kemerdekaan perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama pendidikan dan pembentukan karakter.
Rahmatullah mengatakan kemerdekaan dalam rumah tangga dapat terwujud ketika suami, istri, dan anak menjalankan kewajiban masing-masing. Pemenuhan kewajiban tersebut akan menciptakan keseimbangan antara hak dan tanggung jawab setiap anggota keluarga.
Ia menjelaskan perbedaan latar belakang, pendidikan dan budaya antara suami dan istri merupakan hal yang wajar. “Memaklumi, kemudian memaafkan, dan mendoakan,” ujar Rahmatullah.
Rahmatullah menilai komunikasi menjadi langkah sederhana untuk menciptakan suasana rumah yang lebih damai. Setiap anggota keluarga perlu terbuka dalam menyampaikan pendapat sekaligus bersedia menerima saran dan nasihat.
"Keluarga juga perlu membangun rasa syukur atas berbagai nikmat yang dimiliki. Kesejahteraan tidak hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi juga dari ketenangan, keamanan, kesehatan, dan kecukupan," tambahnya.
Ia mengingatkan orang tua agar menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam mendidik anak. Penggunaan media sosial dan berbagai sumber digital tetap perlu disaring agar informasi yang diterima sesuai dengan tuntunan agama.
Rahmatullah juga mengajak keluarga menghindari sikap serakah dan membandingkan kehidupan dengan orang lain. Rasa cukup dan syukur dapat membantu keluarga menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
Ia menambahkan rumah yang merdeka ditandai dengan rasa nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Suami, istri, dan anak merasa lebih bahagia berada di rumah tanpa merasa tertekan oleh tuntutan maupun ekspektasi orang lain.
Rahmatullah berharap keluarga dapat terus meningkatkan ibadah, menjaga komunikasi, serta saling mendukung dalam menjalankan kehidupan. Menurutnya, keluarga yang mampu menciptakan ketenangan dari rumah dapat menjadi bagian dari masyarakat yang lebih harmonis.
| Baca juga: Kerukunan Menjadi Jalan menuju Kedamaian |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....