Pedagang Pasar Pahlawan Meriahkan HUT ke-81 RI

  • 20 Agt 2026 14:09 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pedagang Pasar Pagi Ariodillah atau Pasar Pahlawan Palembang berinisiatif mengenakan pakaian merah putih dan atribut kemerdekaan untuk memeriahkan HUT RI ke-81.
  • Para pedagang tetap berjualan seperti biasa, namun tetap menunjukkan semangat nasionalisme dengan cara sederhana melalui pakaian dan atribut bernuansa kemerdekaan.
  • Ketua RT dan RW setempat menegaskan bahwa penggunaan pakaian merah putih tersebut merupakan inisiatif para pedagang sendiri, tanpa adanya arahan dari pemerintah atau aparat.

RRI.CO.ID, Palembang - Suasana berbeda terlihat di Pasar Pagi Ariodillah atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Pasar Pahlawan, Kota Palembang, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para pedagang berinisiatif mengenakan pakaian bernuansa merah putih lengkap dengan berbagai atribut kemerdekaan, sehingga suasana pasar tampak lebih semarak, Senin, 17 Agustus 2026.

Meskipun tetap menjalankan aktivitas berjualan seperti biasa pada momentum perayaan kemerdekaan, para pedagang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menunjukkan rasa nasionalisme. Pakaian merah putih dan atribut kemerdekaan yang dikenakan para pedagang menjadi pemandangan menarik bagi masyarakat yang datang berbelanja.

Salah seorang pedagang sayuran, Bu Ani, mengatakan para pedagang tetap memilih berjualan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun juga memiliki cara tersendiri dalam merayakan HUT RI ke-81. “Kami tetap berjualan di hari perayaan kemerdekaan ini, tetapi kami tetap merayakan kemerdekaan HUT RI dengan cara kami. Walaupun kami bekerja dan berjualan seperti biasa, kami ingin suasana kemerdekaan tetap terasa di pasar ini,” tambanhya.

Ketua RT 31, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Asma Zulkoni, mengungkapkan, penggunaan pakaian merah putih tersebut merupakan inisiatif dari para pedagang sendiri.

"Pedagang memang berinisiatif sendiri, tidak ada himbauan dari aparat pemerintah untuk berpakaian seperti itu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 30, 31, dan 32 Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Ahmad Karip yang mengungkapkan jika tidak menerapkan aturan pakaian.

"Kami tidak pernah mengarahkan para pedagang untuk berpakaian seperti itu. Itu memang keinginan mereka sendiri,” jelasnya.

Karib menambahkan, inisiatif tersebut justru memberikan warna tersendiri bagi suasana Pasar Pahlawan.

"Hasilnya lebih kelihatan bagus ketika kita lihat bersama, dan menjadi pemandangan tersendiri bagi masyarakat yang datang ke pasar,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....