Pendidikan Berkualitas sebagai Fondasi menuju Indonesia Cerdas
- 09 Agt 2026 20:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pendidikan yang berkualitas menjadi salah satu hal paling dibutuhkan dan sangat penting untuk menyonsong Indonesia Emas 2045 baik dari segi kualitas pembelajaran juga orientasi pada nilai.
- tantangan pendidikan di era modern ini siswa terkadang kurang fokus dalam pembelajaran.
- Diharapkan siswa bersungguh sungguh dalam belajar dengan niat yang tulus, disiplin, integritas dan semangat yang kuat untuk mencapai cita cita karena dengan kesungguhan itulah apa yang diinginkan dapat tercapai
RRI.CO.ID, Palembang - Pendidikan yang berkualitas menjadi salah satu hal paling dibutuhkan dan sangat penting untuk menyonsong Indonesia Emas 2045 baik dari segi kualitas pembelajaran juga orientasi pada nilai. Hal ini diungkapkan M. Yani Kepala Sekolah SMAN 6 Palembang ketika menjadi narasumber acara Indonesia Cerdas melalui zoom di Studio Pro 1 RRI Palembang, Rabu 5 Agustus 2026.
Muhammad Yani menerangkan orientasi pendidikan berkualitas bukan hanya pada kegiatan di akademik saja tapi kegiatan ekstrakurikuler. Siswa dapat mengembangkan bakat dan minatnya masing masing seperti Paskibraka yang melatih kedisplinan.
Kegiatan OSIS juga akan membentuk karakter siswa agar siap menghadapi masa depan. Selain itu peranan guru harusla memberikan ruang kepada siswa untuk diskusi, mendalami materi untuk kolaborasi didalam pembelajaran.
"Metode pendekatan interaktif dan berbasis projek sangat diperlukan agar siswa berperan langsung, berfikir kritis, kreatif dan komunikatif, sehingga bermanfaat untuk kemajuan dan peningkatan kualitas dari siswa itu sendiri," ujar Yani.
Yani menambahkan, tenaga pendidik harus melek digital dan siswa diperbolehkan membawa gawai. Hal ini untuk pembelajaran berkaitan dengan teknologi sesuai dengan fasilitas dari Pemerintah yaitu smart digital screen atau IFV digunakan oleh guru dan siswa.
Peranan guru tentu tidak tergantikan oleh teknologi karena disamping penanaman pengetahuan tapi penanaman nilai karakter. Karakter kedisplinan, kejujuran dan pendekatan verbal.
Yani menjelaskan, tantangan pendidikan di era modern ini siswa terkadang kurang fokus dalam pembelajaran. Hadirnya teknologi AI juga akan dirasakan dampaknya baik guru dan siswa dalam pembelajaran sehingga guru sangat punya peranan penting yang tidak tergantikan.
Kegiatan ekstrakurikuler seperti studi lapangan dengan melakukan kunjungan ke situs budaya, Paskibraka akan memberi manfaat bagi siswa. Siswa dapat mengasah diri, membentuk karakter, menemukan basic yang mereka inginkan.
Minat literasi saat ini juga menjadi tantangan tersendiri yaitu mengalami penurunan karena kemajuan teknologi. Sehingga sekolah menyiapkan perpustakaan yaitu program e literasi setiap rabu mereka diwajibkan membaca buku baik digital atau bukan.
Literasi ini siswa diwajibkan memiliki satu buku literasi akan dilaporkan ke guru dan akan dinilai. Hal ini akan membudayakan literasi bagi siswa yang akan bermanfaat bagi pendidikan kedepan.
Kolaborasi sekolah dengan orang tua dinilai sangat berperan penting baik melalui WA grup wali kelas. Sehingga orang tua dapat mengakses aktivitas anaknya di sekolah termasuk ada hal yang perlu dikomunikasikan.
"Diharapkan siswa bersungguh sungguh dalam belajar dengan niat yang tulus, disiplin, integritas dan semangat yang kuat untuk mencapai cita cita karena dengan kesungguhan itulah apa yang diinginkan dapat tercapai, juga kolaborasi dengan semua pihak sangat dibutuhkan menuju pendidikan yang berkualitas," pesan Yani menutup dialog.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....