Hati-Hati! WiFi Publik Bisa Curi Datamu

  • 27 Jul 2026 08:52 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Semakin berkembang digitalisasi di Indonesia banyak tempat rekreasi dan ruang publik yang menawarkan WiFi secara gratis, tetapi perlu diingat WiFi publik memang praktis, tetapi tetap menyimpan risiko keamanan. Saat terhubung ke jaringan internet gratis di tempat umum, pengguna perlu lebih berhati-hati agar data pribadi tidak menjadi sasaran kejahatan siber.

Merangkum dari laman telkomsel.com, WiFi publik merupakan jaringan internet nirkabel yang dapat diakses banyak orang secara gratis di berbagai lokasi, seperti kafe, restoran, bandara, stasiun, hotel, taman, hingga pusat perbelanjaan. Meski memudahkan masyarakat tetap terhubung ke internet saat kehabisan kuota, penggunaan jaringan ini juga memiliki sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.

Salah satu ancaman yang paling umum adalah phishing dan smishing, yaitu upaya penipuan untuk mencuri data pribadi melalui situs atau pesan palsu yang menyerupai layanan resmi. Pengguna yang kurang teliti berisiko memberikan informasi penting seperti kata sandi, nomor kartu, maupun data pribadi kepada pelaku kejahatan siber.

Selain itu, WiFi publik juga rentan terhadap serangan malware, Man in the Middle (MitM), dan evil twin. Pada serangan MitM, pelaku dapat menyadap lalu lintas data yang dikirim pengguna, sedangkan evil twin merupakan jaringan WiFi palsu yang dibuat menyerupai jaringan asli untuk mengelabui korban agar terhubung dan tanpa sadar menyerahkan data pribadinya.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, disarankan pengguna menghindari mengakses layanan yang bersifat sensitif, seperti mobile banking, akun perbankan, maupun situs yang meminta data pribadi ketika menggunakan WiFi publik. Langkah sederhana ini dinilai dapat mengurangi peluang terjadinya pencurian informasi penting.

Pengguna juga harus memastikan situs yang diakses telah menggunakan protokol HTTPS, ditandai dengan ikon gembok pada kolom alamat browser. Selain itu, penggunaan Virtual Private Network (VPN) dapat membantu mengenkripsi koneksi sehingga data menjadi lebih sulit diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tips lain yang tak kalah penting adalah mematikan fitur berbagi file (file sharing) saat terhubung ke WiFi publik serta rutin memperbarui sistem operasi dan aplikasi ke versi terbaru. Pembaruan perangkat lunak biasanya membawa peningkatan sistem keamanan yang dapat melindungi perangkat dari berbagai celah keamanan. WiFi publik tetap dapat dimanfaatkan selama pengguna memahami risikonya dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat. Dengan kebiasaan yang lebih waspada, masyarakat dapat menikmati akses internet gratis tanpa mengabaikan perlindungan terhadap data pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....