Bangun Tim Mandiri dengan Mengurangi Sikap Terlalu Mengontrol

  • 30 Jun 2026 14:32 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Keinginan memastikan pekerjaan berjalan baik merupakan hal yang wajar bagi setiap pemimpin. Namun, pengawasan berlebihan dapat berkembang menjadi perilaku micromanagement yang mengganggu kenyamanan anggota tim.

Dilansir dari Glints.com, 17 Maret 2021, perilaku tersebut tidak hanya dilakukan oleh atasan dalam lingkungan kerja. Rekan kerja bahkan diri sendiri dapat melakukannya ketika ingin mengendalikan setiap proses secara berlebihan.

Alih-alih meningkatkan produktivitas, micromanagement justru mengurangi kepercayaan diri anggota tim. Ruang gerak yang terbatas membuat mereka enggan mengambil inisiatif dan keputusan secara mandiri.

Kebiasaan terlalu mengontrol biasanya dipicu rasa khawatir dan keinginan mencapai hasil yang sempurna. Kurangnya kepercayaan terhadap kemampuan orang lain juga menjadi penyebab munculnya perilaku tersebut.

Setiap individu perlu memahami batas peran dan tanggung jawabnya dalam sebuah organisasi. Campur tangan yang berlebihan dapat menghambat perkembangan tim dan menciptakan suasana kerja yang kurang sehat.

Salah satu langkah perbaikan adalah membuka ruang komunikasi yang lebih jujur dengan rekan kerja. Masukan dari anggota tim membantu mengevaluasi cara memberikan arahan dan membangun hubungan profesional.

Pemimpin juga perlu memberikan kepercayaan kepada anggota tim dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pengawasan cukup dilakukan pada pencapaian tujuan tanpa mengendalikan setiap detail pelaksanaan tugas.

Budaya kerja yang dilandasi kepercayaan akan mendorong kemandirian dan kreativitas anggota tim. Kondisi tersebut pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....