Membangun Jiwa Entrepreneur Melalui Koperasi Mahasiswa

  • 04 Jun 2026 19:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Koperasi mengajarkan mahasiswa untuk bergerak di bidang wirausaha juga bisa melatih mahasiswa untuk berbisnis
  • Tantangan terbesar dalam membangun jiwa mahasiswa adalah keraguan dalam diri mahasiswa sendiri.
  • Mahasiswa diharapkan bergabung bersama koperasi karena koperasi merupakan pondasi ekonomi modern dan memahami nilai nilai koperasi

RRI.CO.ID, Palembang - Koperasi mengajarkan mahasiswa untuk bergerak di bidang wirausaha juga bisa melatih mahasiswa untuk berbisnis yang tentu memiliki ilmu yang perlu dipelajari. Hal ini dijelaskan oleh Bayu Ketua Umum Koperasi Mahasiswa (Kopma) UIN Rafah Palembang ketika menjadi narasumber acara Obrolan Komunitas di Studio Pro 1 RRI Palembang, Kamis 14 Mei 2026.

Bayu menerangkan, koperasi mengajarkan jiwa kekeluargaan dan gotong royong. Hal ini sangat penting dimiliki oleh mahasiswa yang nantinya akan terjun ke masyarakat.

"Kalau sudah dari awal di kampus kita sudah dibentuk jiwa dan semangat gotong royong juga kekeluargaan akan mudah untuk berbaur dengan masyarakat sekaligus mengembangkan jiwa sosial dalam usaha dan kemandirian," tambah Bayu.

Koperasi mahasiswa ini juga memberikan pelatihan kepemimpinan. Belajar memimpin diri sendiri dan akhirnya akan memimpin anggota koperasi.

Tantangan terbesar dalam membangun jiwa mahasiswa adalah keraguan dalam diri mahasiswa sendiri. Inilah yang harus dihapus terus didorong untuk melangkah maju kedepan dan terus belajar.

Untuk kedepan koperasi mahasiswa ini akan membangun branding bukan hanya dilingkungan kampus tapi juga ditingkat Nasional. Sehingga potensi program kerja koperasi ini akan terus ditingkatkan agar hasilnya akan lebih baik.

Bayu menambahkan semua hal itu akan terwujud jika ada kolaborasi antar pengurus dan anggota sehingga semua program berjalan efektif. Semuanya harus transparan dan sesuai aturan yang sudah disepakati bersama.

Koperasi sendiri memiliki lima bidang usaha diantaranya bidang usaha, keuangan dan media. Semua memastikan setiap bidang sudah menjalankan programnya juga ada evaluasi melalui rapat rutin agar bisa efektif.

Tantangan terbesar saat ini adalah kurangnya Sumber Daya Manusia yang punya jiwa entrepreneur. Termasuk Jiwa kepemimpinan juga harus terus dilatih dimulai dari diri sendiri.

Program untuk pengembangan SDM seperti kajian tentang kepemimpinan secara rutin. Baik bagi mahasiswa yang ada di Kota Palembang juga diluar Sumatera Selatan yang merantau di Palembang.

"Mahasiswa diharapkan bergabung bersama koperasi karena koperasi merupakan pondasi ekonomi modern dan memahami nilai nilai koperasi, punya pandangan lebih terstruktur ke depan sehingga generasi muda akan memiliki jiwa entrepreneur menuju Indonesia Emas 2045," pesan Bayu menutup dialog.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....