Kampung Dongeng Sumsel Hidupkan Cerita Rakyat

  • 21 Mei 2026 21:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kampung Dongeng Sumsel mengenalkan cerita rakyat kepada anak-anak melalui dongeng
  • Festival dongeng digelar bertepatan usia ke-17 Kampung Dongeng Sumsel
  • Dongeng dinilai efektif mengenalkan budaya dan sejarah daerah kepada generasi muda

RRI.CO.ID, Palembang - Kampung Dongeng Sumatera Selatan terus mengenalkan cerita rakyat Sumatera Selatan kepada anak-anak melalui kegiatan mendongeng. Langkah itu dilakukan agar generasi muda lebih mengenal budaya dan sejarah daerah sendiri.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kampung Dongeng Sumsel, Ninuk, saat menjadi narasumber program Indonesia Layak Anak di Studio Pro 1 RRI Palembang, Minggu, 17 Mei 2026. Menurutnya, dongeng menjadi cara menarik untuk mendekatkan anak-anak dengan budaya lokal.

Ninuk menjelaskan Kampung Dongeng Sumsel telah melahirkan banyak anak berprestasi di bidang akademik dan nonakademik. Keseimbangan pendidikan dan kreativitas menjadi kekuatan utama komunitas tersebut.

Selain itu, penguatan edukasi budaya dilakukan bertepatan peringatan usia ke-17 Kampung Dongeng Sumsel pada 18 Mei 2026. Kegiatan diisi festival dongeng, pertunjukan bakat anak, dan pengenalan cerita rakyat daerah.

“Anak-anak diharapkan bukan hanya mengenal legenda luar Sumsel saja,” ujarnya. Ia menilai masih banyak cerita rakyat Sumsel yang belum diketahui generasi muda maupun masyarakat luas.

Salah satu cerita yang dikenalkan ialah kisah Putri Nilam tentang seorang putri yang sombong. Dongeng tersebut mengajarkan pentingnya kejujuran hati dan keberanian meminta maaf.

Melalui kisah itu, anak-anak juga diajak mengenal sejarah wilayah Ulu dan Ilir di Sumatera Selatan. Menurut Ninuk, dongeng dapat menjadi sarana belajar budaya yang lebih mudah dipahami anak-anak.

Selain Putri Nilam, Kampung Dongeng Sumsel juga mengenalkan cerita Bujang Kurap, Jugil, dan Burung Kuau dari Banyuasin. Cerita rakyat tersebut memuat nilai adat, tradisi, dan sejarah daerah setempat.

Ninuk mengatakan banyak pengetahuan budaya yang tidak diperoleh di sekolah dapat dipelajari melalui dongeng. Beberapa cerita rakyat bahkan berkaitan langsung dengan tradisi masyarakat dan peninggalan sejarah Sumsel.

Kampung Dongeng Sumsel juga mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional. Komunitas tersebut pernah meraih juara dalam berbagai lomba dongeng yang diselenggarakan lembaga nasional.

“Anak-anak diharapkan dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif seperti membaca dan mendongeng,” katanya. Ia juga mengingatkan pentingnya membatasi penggunaan gawai agar anak lebih kreatif dan aktif belajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....