Hakikat Ibadah Haji sebagai Momentum Perbaikan Diri

  • 15 Mei 2026 11:54 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Hakikat ibadah haji tidak hanya dimaknai perjalanan fisik menuju Tanah Suci semata. Ibadah tersebut juga menjadi momentum memperbaiki akhlak, ketakwaan, serta hubungan manusia dengan Allah.

Hal tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kota Lubuk Linggau, Ustaz H. Hasbi Mustofa, dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Kamis, 14 Mei 2026. Ia mengatakan ibadah haji merupakan salah satu bentuk ketaatan terbesar dalam ajaran Islam.

Menurut Ustaz Hasbi, ibadah haji mengandung banyak hikmah serta menggambarkan ketundukan penuh kepada Allah. Salah satunya melalui konsep tawaf yang mengisyaratkan bahwa tujuan utama manusia hanyalah mencari keridaan Allah.

Ustaz Hasbi juga menegaskan jemaah calon haji perlu mempersiapkan diri melalui taubat dan memperbaiki perilaku sehari-hari. Selain kesiapan fisik, jemaah diminta menjaga kesabaran selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

“Sepulang dari haji, seseorang harus menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih baik dan lebih taat,” ujarnya. Ia menambahkan haji mabrur tercermin melalui kebiasaan ibadah yang meningkat secara konsisten setelah kembali ke tanah air.

Selain itu, ibadah haji juga mengajarkan kesabaran melalui pertemuan jutaan umat muslim berbagai negara. Jemaah diharapkan mampu menjaga ucapan, perilaku, serta menghindari perdebatan selama menjalankan ibadah.

Ustaz Hasbi berharap seluruh jemaah calon haji Indonesia diberikan kesehatan serta kelancaran menjalani rangkaian ibadah tahun ini. Ia juga mengingatkan masyarakat menjadikan ibadah haji sebagai sarana memperbaiki moral dan kehidupan sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....