Kurban Memberdayakan Peternak Tradisional dan Menggerakkan Ekonomi Umat
- 15 Mei 2026 10:21 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kurban
- Peternak Tradisional
- Pemberdayaan Ekonomi
- Dompet Dhuafa Sumsel
- Kesejahteraan Umat
RRI.CO.ID, Palembang : Program kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah tahunan umat Muslim, tetapi juga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan peternak tradisional. Hal tersebut dibahas dalam dialog interaktif Obrolan Komunitas bertema “Kurban Kamu Memberdayakan Peternak Tradisional, Maksudnya Gimana Sih” yang berlangsung Kamis, 14 Mei 2026 pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Dialog menghadirkan narasumber Ahmad Rais Ginanjar selaku PIC Program Ekonomi Peternakan Dompet Dhuafa Sumsel dan dipandu host Mita Dwi. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa program kurban saat ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran daging kurban, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
Ahmad Rais Ginanjar mengatakan, pembelian hewan kurban dari peternak lokal menjadi langkah nyata dalam membantu perekonomian peternak tradisional. Menurutnya, masyarakat yang menyalurkan kurban melalui lembaga pemberdayaan turut membantu menciptakan keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
Ia menjelaskan, banyak peternak tradisional yang masih menghadapi kendala dalam hal modal usaha, akses pemasaran, hingga pendampingan pengelolaan ternak. Karena itu, program pemberdayaan dilakukan agar peternak memiliki kesempatan meningkatkan kualitas ternak sekaligus memperoleh kepastian pasar menjelang Iduladha.
Selain membantu penjualan hewan kurban, program tersebut juga memberikan pembinaan kepada peternak. Pendampingan dilakukan mulai dari perawatan hewan, pengelolaan kandang, hingga memastikan ternak memenuhi syarat kurban sesuai ketentuan syariat Islam.
Dalam dialog itu juga disampaikan bahwa ibadah kurban memiliki dampak sosial yang luas apabila dikelola secara tepat. Tidak hanya memberi manfaat bagi penerima daging kurban, tetapi juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan yang menggantungkan penghasilan dari sektor peternakan.
Ahmad Rais menambahkan, program kurban berbasis pemberdayaan diharapkan mampu menciptakan peternak yang mandiri dan berdaya saing. Dengan adanya pembinaan dan penyerapan hasil ternak secara berkelanjutan, kesejahteraan peternak tradisional di Sumatera Selatan diharapkan terus meningkat.
Sementara itu, host Mita Dwi mengajak masyarakat untuk lebih memahami makna kurban secara menyeluruh. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kurban juga dapat menjadi sarana mendukung perekonomian umat melalui pemberdayaan peternak lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....