Terjebak Nafsu Dunia, Alasan Manusia Sulit Merasa Cukup
- 26 Mar 2026 08:45 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kecenderungan manusia yang tidak pernah merasa cukup menjadi tantangan dalam kehidupan modern. Dorongan keinginan yang terus bertambah membuat manusia mudah merasa kurang.
Ustaz Imron Taslim menyampaikan hal tersebut dalam Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Selasa 24 Maret 2026. Ia menjelaskan kondisi ini berkaitan dengan nafsu yang tidak pernah puas.
“Manusia itu punya nafsu yang tidak pernah puas,” ujarnya.
Ia menambahkan kecenderungan tersebut telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, termasuk Surah Ali Imran ayat 14. Manusia secara alami mencintai berbagai hal duniawi seperti harta dan kesenangan.
Menurutnya, jika tidak dikendalikan, keinginan tersebut akan membuat seseorang terus merasa kurang. Kondisi ini dapat mengganggu ketenangan dalam menjalani kehidupan.
Ia menekankan keimanan menjadi faktor utama dalam mengendalikan nafsu. Semakin kuat iman, semakin mampu seseorang menahan dorongan berlebihan.
| Baca juga: Pentingnya Mempersiapkan Diri menuju Akhirat |
Selain itu, kurangnya rasa syukur juga memicu perasaan tidak puas. Ketika seseorang tidak bersyukur, rasa gelisah akan terus muncul dalam kehidupan.
Ustaz Imron juga menyoroti kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Hal ini dinilai memperkuat perasaan kurang karena setiap orang memiliki rezeki berbeda.
Ia mengingatkan bahwa kecintaan berlebihan terhadap dunia dapat menghambat ketenangan batin. Keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat menjadi kunci utama.
Ustaz Imron mengajak masyarakat meningkatkan rasa syukur dan kualitas ibadah. Langkah ini penting untuk mengendalikan keinginan dan mencapai ketenangan hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....