Sampah Meningkat, Pemkot Palembang Lakukan Sistem Pengelolaan Teintegritas
- 25 Feb 2026 20:10 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kota Palembang, Sumatera Selatan, terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah dengan lebih efektif. Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pada tahun 2025, Indonesia memiliki beberapa kategori fasilitas pengelolaan sampah, namun data spesifik untuk Kota Palembang belum tersedia.
Hari Peduli Sampah Nasional Dorong Kolaborasi Warga dan Pemerintah Atasi Lonjakan Sampah
Dalam Dialog Palembang Menyapa yang RRI Palembang pada Senin, 23 Februari 2026, hadir sebagai narasumber Welis Fatimah, Direktur Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dijalankan.
“Kami ada program sedekah sampah dan bank sampah, serta sampah yang kami terima adalah sampah yang sudah dipilah,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pemilahan dari sumber menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan.
Welis menambahkan bahwa tidak semua jenis sampah dapat diterima di bank sampah. “Sampah yang kami terima itu sampah yang bisa diolah atau bisa didaur ulang,” jelasnya. Menurutnya, pendekatan ekonomi sirkular melalui bank sampah mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan residu.
Sementara itu, Andika Martadinata selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu serius. “Sampah ini luar biasa, dan sampah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya. Ia menekankan pentingnya partisipasi kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Andika juga menyoroti adanya peningkatan volume sampah menjelang dan selama bulan Ramadhan. “Ada peningkatan sampah di bulan Ramadhan ini, apalagi mendekati Lebaran,” ungkapnya. Lonjakan tersebut umumnya dipicu oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga dan aktivitas perdagangan.
Andika menjelaskan bahwa pengelolaan dilakukan melalui sistem terintegrasi mulai dari pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan akhir dengan pengurangan volume melalui pemilahan dan pemanfaatan kembali. Ia juga menekankan bahwa optimalisasi bank sampah dan penguatan edukasi masyarakat menjadi strategi penting untuk menekan beban TPA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....