Rahasia Kinerja Tinggi tanpa Burnout
- 24 Feb 2026 09:52 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah tuntutan dunia modern yang memuja kecepatan dan produktivitas fenomena kelelahan mental atau burnout justru semakin marak terjadi pada para pekerja. Tekanan target yang mencekik dan ekspektasi yang terus meningkat sering kali membuat banyak orang kehilangan jati diri di balik tumpukan angka performa.
Hal ini diulas secara mendalam dalam video berjudul "Kenapa Mereka Kerja Gila-Gilaan Tapi Nggak Burnout?" yang diunggah oleh kanal YouTube Dr. Indrawan Nugroho pada 16 Desember 2025. Dalam video tersebut, Dr. Indrawan Nugroho memaparkan bahwa masalah utama burnout bukanlah soal manajemen waktu yang buruk melainkan ketidakseimbangan sumber energi yang digunakan.
Menurut Indrawan, banyak orang terjebak menggunakan energi luar seperti adrenalin, ambisi dan validasi sosial sebagai bahan bakar harian. Padahal, secara saintifik tubuh manusia tidak dirancang untuk terus berada dalam mode darurat tersebut.
"Adrenalin dirancang untuk menghadapi bahaya sesaat, bukan untuk jadi bahan bakar harian. Dopamin membuat kita kecanduan capaian-capaian kecil, tapi tidak pernah mengisi ruang kosong di dalam hati," ujar Indrawan dalam obrolan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa individu yang mampu mempertahankan kinerja tinggi secara berkelanjutan (sustainable high performance) adalah mereka yang berhasil mengaktifkan dua mesin utama dalam diri yaitu akal yang terjaga dan jiwa yang menyala. Akal yang terjaga berfungsi sebagai pemilah informasi yang jernih di tengah kebisingan dunia, sementara jiwa yang menyala menjadi penggerak yang berbasis pada makna, bukan sekadar ambisi buta.
Indrawan menekankan pentingnya bagi setiap individu untuk sesekali berhenti sejenak dan melakukan refleksi diri. Hal ini penting guna memastikan bahwa segala pencapaian yang dikejar tidak mengorbankan keutuhan diri sebagai manusia.
"Menjadi high performer bukan berarti tidak boleh lelah, tapi tahu kapan dan bagaimana mengisi ulang energi. Bukan berarti harus selalu menang, tapi selalu utuh dalam setiap kemenangan maupun kegagalan," tegas indrawan.
Sebagai penutup, ia mengajak para pekerja untuk mengalihkan pusat energi mereka kembali ke dalam diri melalui ketenangan, kesadaran, dan pencarian makna. Dengan demikian, seseorang tidak hanya sukses dalam karier, tetapi juga tetap memiliki ketenangan batin saat hiruk-pikuk pekerjaan mereda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....