Fenomena Tren Foto Polaroid AI
- 15 Sep 2025 13:11 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Tren membuat foto polaroid dengan idola menggunakan AI generatif sedang viral di media sosial. Ini bukan sekadar tren biasa, melainkan wujud dari kemajuan AI yang dapat akses oleh siapa saja. Dengan hanya bermodal deskripsi teks, saipapun bisa "berpose" dengan idola favorit mereka, menghasilkan gambar yang sangat realistis dan personal.
Tren ini dapat memberikan kreativitas tanpa batas, karena penguna bebas mengatur latar belakang, pakaian, hingga suasana yang diinginkan. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk merasa lebih dekat dengan idola dan berbagi imajinasi dengan komunitas penggemar lain.
Namun, di sisi lain, ada tantangan yang harus dihadapi. Kemiripan gambar yang dihasilkan AI bisa memicu misinformasi, di mana orang bisa mengira foto tersebut asli. Selain itu, ada isu etika dan hak cipta terkait penggunaan rupa seseorang tanpa izin, meskipun tujuannya hanya untuk hiburan. Penting untuk menggunakan tren ini dengan bijak, selalu sadar akan batas antara dunia maya dan kenyataan.
Tidak hanya menyasar idola K-pop, pemain timnas Indonesia juga menjadi sasaran tren polaroid AI. Para pemain seperti Rizky Ridho dan Justin Hubner turut memberikan komentar di akun isntagram, meminta agar para fans berhenti mengedit foto-foto mereka dengan tren tersebut.
Seorang penggemar K-Pop bernama Witri Anzeta, mahasiswi salah satu kampus swasta di Palembang, saat diwawancara RRI pada Senin (15/9/2025), mengatakan turut mengikuti tren ini dan mengunggah hasil kreasinya di media sosial. "Awalnya iseng-iseng saja, tapi ternyata seru jga, kapan lagi bisa foto bareng idol favorit aku. Meskipun ini cuma buatan AI, tetap bikin senyum-senyum sendiri gitu kan," ungkap Witri.
Tren foto polaroid dengan idola di AI adalah fenomena menarik yang menggabungkan teknologi dengan kreativitas penggemar. Meski pengguna diberikan kesenangan dalam mewujudkan imajinasi, namun hendaknya jangan sampai melanggar etika, privasi dan merusak reputasi dari sang idola, sehingga siapapun juga harus menggunakannya secara bertanggung jawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....