PT Pos Gelar Operasi Pasar Murah di Palembang
- 05 Mar 2025 12:27 WIB
- Palembang
PT Pos Indonesia menggelar operasi pasar murah Agripos di Palembang, menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga stabil selama bulan Ramadan.
Eksekutif General Manager PT Pos Palembang cabang Merdeka, Agus Pinadoyo, mengatakan operasi pasar ini tidak hanya berlangsung di Palembang, tetapi juga di Prabumulih, Lahat, dan Baturaja. Selasa (4/3/2025).
Kegiatan ini dimulai pada 24 Maret dan akan berlangsung hingga tiga hari setelah Lebaran, dengan jam operasional pukul 08.00-11.00 WIB setiap hari.
Adapun bahan pokok yang dijual antara lain gula seharga Rp15 ribu per kg, beras Rp60 ribu per 5 kg, minyak Rp14 ribu 700 per liter, serta daging kerbau Rp75 ribuper kg.
Stok yang disediakan pun cukup besar, dengan ketersediaan 6 ton gula, 500 kg beras, 600 liter minyak, dan 2 ton daging kerbau.
PT Pos Indonesia berharap program ini dapat mencakup seluruh kantor pos di Indonesia.
Jika stok bahan pokok seperti daging kerbau mulai menipis, pihaknya akan segera menambah pasokan bekerja sama dengan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan.
Di sisi lain, pemerintah terus mengupayakan stabilitas harga pangan melalui berbagai langkah, termasuk operasi pasar besar-besaran.
Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar minyak goreng dan beras seharusnya tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan.
Untuk mengatasi kenaikan harga yang tidak wajar, Kementerian Pertanian telah berkoordinasi dengan Presiden dan Kapolri agar Satgas Pangan turun tangan.
Sejumlah toko yang menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) telah disegel di Jakarta dan Jawa Tengah. Amran berharap pelanggaran serupa tidak terjadi di Palembang.
Dengan berbagai langkah ini, pemerintah dan PT Pos Indonesia berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....