Kapolda Sumsel Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Bakomsus

  • 19 Nov 2024 11:21 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar acara pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas bagi peserta seleksi Bintara Khusus (Bakomsus) 2025 di bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat. Acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel pada Senin (18/11/2024) ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi. Turut hadir dalam acara tersebut Irwasda, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para panitia, serta peserta seleksi.

Kapolda Sumsel dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mendukung misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa, khususnya dalam sektor-sektor penting seperti pangan dan kesehatan.

Sebagai langkah nyata, Polda Sumsel melaksanakan penerimaan calon bintara dengan kompetensi khusus di bidang tersebut, sesuai dengan kebutuhan Polri dan negara. Penerimaan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Selain itu, Kapolda Sumsel juga menekankan pentingnya Pakta Integritas yang ditandatangani sebagai kontrak moral antara peserta, panitia, dan pihak terkait. Pakta ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses seleksi berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel. Dengan komitmen ini, diharapkan dapat mencegah segala bentuk penyimpangan baik dari peserta maupun pihak yang terlibat dalam proses seleksi.

Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, menambahkan, seleksi Bakomsus 2025 dilakukan dengan sistem yang terbuka dan transparan, di mana hasil setiap tahapan seleksi akan diumumkan secara langsung kepada peserta dan orang tua. Selain itu, Sudrajad mengingatkan agar peserta dan orang tua tidak terjebak dalam janji-janji dari oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan apapun. Polda Sumsel telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas pendidikan dan tenaga ahli, untuk memastikan seleksi ini berjalan sesuai dengan prinsip betah—bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....