Polisi di Ogan Ilir Sulap Pekarangan Warga Jadi Kebun Jagung

  • 20 Sep 2026 12:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polsek Tanjung Raja melaksanakan program pendampingan intensif untuk mengubah lahan pekarangan terlantar di Desa Pinang Jaya menjadi kebun jagung pipil yang produktif dan bernilai ekonomis.
  • Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna beserta Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan langsung ke lapangan pada Sabtu, 19 September 2026 untuk memberikan dukungan teknis kepada petani lokal.
  • Inisiatif ini merupakan respons nyata terhadap tantangan kemandirian pangan dari tingkat grassroot dan menunjukkan komitmen kepolisian dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pengembangan sumber daya lahan yang produktif.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir- Tanah pekarangan di pedesaan sering kali dibiarkan terbengkalai tanpa sentuhan produktif. Menjawab tantangan kemandirian pangan dari tingkat akar rumput, Polsek Tanjung Raja merangkul warga Desa Pinang Jaya, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, untuk mengolah lahan mati menjadi kebun jagung pipil bernilai ekonomis.

Bukan sekadar menyebar benih lalu ditinggal, pendampingan intensif diterjunkan langsung ke lapangan. Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna bersama Bhabinkamtibmas setempat menyisir areal perkebunan warga pada Sabtu, 19 September 2026.

Langkah ini diambil untuk memantau dari dekat vegetasi jagung yang mulai tumbuh, sekaligus memastikan tidak ada kendala hama atau pengairan yang menghambat potensi panen warga.

Sondi menegaskan, kehadiran jajarannya di tengah ladang warga merupakan wujud konkret dari peran kepolisian sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, bukan sekadar penegak hukum.

"Melalui program Polri Penggerak Ketahanan Pangan, kami terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Sondi dalam keterangan tertulis.

Pendekatan humanis yang dibangun di atas tanah garapan ini terbukti mencairkan sekat antara polisi dan warga. Sembari memeriksa helai daun dan tongkol jagung yang mulai terisi, dialog hangat mengenai kendala bercocok tanam mengalir tanpa canggung.

AKP Sondi menambahkan bahwa gerakan optimasi lahan produktif ini merujuk pada regulasi resmi Surat Perintah Tugas Kapolres Ogan Ilir guna menyokong roadmap besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

"Kami terus mendorong dan mendukung masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada agar menjadi lahan produktif. Melalui kegiatan monitoring ini, kami dapat mengetahui perkembangan tanaman sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat," tambahnya.

Polsek Tanjung Raja memastikan pendampingan pertanian berbasis komunitas ini tidak akan berhenti sebagai aksi seremonial belaka. Pengawasan berkala akan terus digelar hingga masa panen tiba, guna memastikan pekarangan rumah warga di Ogan Ilir mampu menjadi benteng pertahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....