Perkuat Ketahanan Pangan, OKU Terima Bantuan Instalasi Air Tanah

  • 23 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten OKU menerima bantuan jaringan instalasi air tanah dari pusat untuk memperkuat program swasembada pangan nasional dan mengatasi ketergantungan petani pada sistem sawah tadah hujan.
  • Bupati Teddy Meilwansyah meninjau langsung lokasi proyek di Desa Marga Bakti, Kecamatan Sinar Peninjauan, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
  • Proyek infrastruktur air tanah ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Balai Besar Wilayah Sungai VIII Sumatera Selatan.

RRI.CO.ID, OKU - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyambut baik bantuan jaringan instalasi air tanah dari pemerintah pusat guna memperkuat program swasembada pangan nasional. Infrastruktur baru ini diharapkan menjadi solusi bagi para petani yang selama ini bergantung pada sistem sawah tadah hujan.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan apresiasi langsung saat meninjau lokasi proyek di Desa Marga Bakti, Kecamatan Sinar Peninjauan, Sabtu, 22 Agustus 2026. Proyek ini dikerjakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII Sumatera Selatan.

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo. Tentu ini sangat membantu petani, apalagi di OKU banyak lahan sawah tadah hujan," ucap Teddy.

Teddy mengungkapkan, Kabupaten OKU memiliki potensi besar untuk pengembangan lahan persawahan khususnya solusi untuk lahan tadah hujan. Namun, masalah air sering menjadi kendala utama bagi para petani lokal.

Oleh karena itu dengan adanya instalasi tersebut bisa membantu mengairi lahan yang selama ini hanya mengandalkan air hujan. Selain itu petani tidak perlu lagi cemas saat debit air sungai mulai menyusut.

"Tentu dengan hasil meningkat, panen yang stabil akan langsung mendongkrak ekonomi keluarga petani. Apalagi fasilitasi ini air dari sumur dalam ini juga boleh digunakan masyarakat saat dilanda kekeringan," jelas Teddy.

Teddy juga meminta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk menjaga fasilitas ini dengan baik. "Tolong dengan kesadaran tinggi kita jaga bersama. Jangan sampai bangunan yang sudah bagus ini tidak bermanfaat karena rusak atau tidak dirawat," lanjutnya.

Teddy juga menyambut baik adanya peluang bantuan tambahan dari pemerintah pusat, oleh sebab itu dirinya meminta dinas terkait untuk tidak menyisakan peluang tersebut. “Saya intruksikan dinas terkait merespon cepat peluang peluang bantuan pusat,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....