Balai Bahasa Sumsel Gencarkan Pembinaan Bahasa Indonesia
- 23 Jun 2026 15:18 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan aktif melakukan pembinaan bahasa Melalui penyuluhan kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai kaidah.
- Pendampingan kebahasaan oleh Balai Bahasa Sumsel diperluas ke lembaga pemerintah.
- Generasi muda jadi fokus pembinaan tahun 2026.
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, penggunaan bahasa asing kini semakin akrab dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi upaya pelestarian dan penguatan Bahasa Indonesia.
Hal itu menjadi pembahasan dalam program Spada Pro 2 RRI Palembang edisi Kita Indonesia pada Senin, 22 Juni 2026. Hadir sebagai narasumber Rita Aryani, penyuluh bahasa dari Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Rita menjelaskan bahwa bidang pembinaan memiliki tugas utama melakukan penyuluhan kebahasaan. Sasaran utamanya meliputi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar penggunaan Bahasa Indonesia tetap sesuai kaidah.
“Kami di bidang pembinaan rutin melakukan penyuluhan terkait penggunaan Bahasa Indonesia, khususnya bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan,” ujarnya.
Selain penyuluhan, Balai Bahasa Sumsel juga menjalankan pendampingan kebahasaan di sejumlah lembaga pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan bahasa dalam dokumen dan komunikasi resmi tetap tertib.
“Kami juga memberikan pendampingan kebahasaan kepada beberapa lembaga pemerintah, termasuk dalam kegiatan penjurian kebahasaan dan kesastraan,” jelasnya.
Rita menambahkan, pihaknya juga kerap terlibat sebagai saksi ahli bahasa dalam berbagai kebutuhan. Peran itu menunjukkan pentingnya Bahasa Indonesia dalam berbagai aspek formal dan hukum.
Di sisi lain, ia mengakui penggunaan bahasa asing kini semakin masif di tengah masyarakat. Meski begitu, Balai Bahasa tetap berkomitmen menjalankan fungsi pembinaan sebagai perpanjangan tangan pemerintah.
“Penggunaan bahasa asing memang semakin luas, tetapi kami terus mengupayakan pendampingan dan pembinaan, termasuk kepada generasi muda seperti mahasiswa tahun ini,” tutupnya.
Melalui berbagai program tersebut, Balai Bahasa Sumsel berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Bahasa Indonesia terus meningkat. Dengan begitu, bahasa nasional dapat tetap kokoh sebagai identitas bangsa di era modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....