Aktivis Budaya Tekankan Peran Keluarga Tanamkan Identitas
- 26 Feb 2026 17:34 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Keluarga memiliki peran penting membentuk karakter dan jati diri anak sejak dini. Hal itu disampaikan Agustina Umar dalam program Spada Pro 2 RRI Palembang, Senin 23 Februari 2026.
Perempuan yang akrab disapa Nana itu dikenal sebagai aktivis budaya di Palembang. Ia juga ibu dari tiga anak yang berprestasi di bidang masing-masing.
Putri sulungnya, Natasha Almayda Ismail, dinobatkan sebagai Puteri Budaya Indonesia. Natasha aktif mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai kegiatan nasional.
Nana menilai keberhasilan anak-anaknya tidak terlepas dari peran keluarga sebagai fondasi pendidikan karakter. “Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia menegaskan nilai budaya harus dikenalkan sejak dini agar melekat kuat dalam diri anak. Penanaman identitas budaya dinilai penting membentuk kebanggaan generasi muda.
Menurutnya anak perlu dibiasakan bangga menggunakan bahasa daerah dalam keseharian. Ia juga mendorong keluarga mengenalkan adat istiadat dan tradisi lokal.
“Anak harus bangga berbahasa daerah dan melestarikan budaya,” tuturnya. Ia menyebut hal itu sebagai tanggung jawab generasi muda.
Sejak usia taman kanak-kanak, Nana mengajak anaknya mengikuti lomba busana adat Sumatera Selatan. Ia juga rutin mengenalkan makanan khas serta tradisi daerah di rumah.
“Mengenalkan budaya harus dimulai dari rumah dan dilakukan konsisten,” katanya. Ia menilai pembiasaan menjadi kunci pembentukan karakter budaya.
Nana mengingatkan generasi muda tidak sekadar meniru tren budaya luar. Ia berharap anak muda menjadi pelopor dalam memperkenalkan budaya daerah.
“Jangan hanya meniru budaya luar, jadilah pelopor budaya sendiri,” tegasnya. Ia mengajak generasi muda menggali dan mengeksplorasi kekayaan lokal.
Menurutnya arus globalisasi melalui media sosial semakin kuat memengaruhi generasi muda. Karena itu identitas daerah harus tetap dijaga dan dibanggakan.
“Jangan malu memperkenalkan bahasa dan adat daerah kita,” ujarnya. Ia berharap generasi muda menjunjung tinggi nilai budaya ketimuran.
Nana menutup dialog dengan pesan agar anak muda percaya diri membawa identitas daerah. Ia menekankan kebanggaan terhadap budaya menjadi kekuatan bangsa.