Dugaan Siswa Keracunan MBG, Ini Penjelasan PPJI Sumsel

  • 14 Feb 2026 22:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Dugaan siswa mengalami keracunan usai menyantap roti dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat menghebohkan masyarakat Palembang. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran publik terhadap keamanan makanan yang disalurkan di sekolah.

Menanggapi hal itu, Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Sumatera Selatan, Evie Hadenli, menegaskan seluruh pihak dalam rantai penyediaan makanan harus bertanggung jawab menjaga mutu dan keamanan produk.

“Kami sebagai penyedia Makan Bergizi Gratis sangat khawatir dengan kejadian ini karena dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap program MBG. Namun percayalah, kami selalu memberikan yang terbaik bagi penerima manfaat, baik dari segi kualitas makanan maupun prosesnya,” ujar Evie.

Menurutnya, kualitas makanan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Proses tersebut melibatkan banyak unsur, mulai dari pemasok bahan baku, produsen, hingga tim pengemasan yang harus memastikan makanan higienis, layak konsumsi dan sesuai standar.

Evie juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah yang menjadi bagian dari visi Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya Program MBG. Karena ini juga akan berpengaruh pada nama baik dari katering maupun dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami selalu mendukung program dari Pak Prabowo terkait Asta Cita terutama Program MBG, selain itu juga menyangkut nama baik katering maupun dari SPPG tersebut," ucap Evie. Kamis 12 Februari 2026.

Ia menekankan pentingnya ketelitian pada tahap pengemasan. Relawan maupun petugas agar lebih cermat memeriksa kondisi makanan sebelum disalurkan, termasuk memastikan roti dalam keadaan segar dan tidak bermasalah.

Terkait kasus tersebut, Evie memastikan penyedia makanan yang terlibat bukan anggota PPJI. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan seluruh anggota PPJI agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga standar mutu melalui koordinasi rutin.

Evie juga mendorong peran aktif pemerintah, khususnya dinas kesehatan, untuk memperketat pengawasan terhadap produsen makanan. Ia berharap semua pihak melakukan evaluasi bersama tanpa saling menyalahkan demi mencegah kejadian serupa dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Program Halo RRI disiarkan di Pro 1 RRI Palembang setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 09.00 hingga 10.00, dan warga juga dapat berpartisipasi menyampaikan keluhan atau masukkan seputar layanan publik, seperti: jalan rusah, lampu jalan mati, listrik padam, air PDAM tidak mengalir dan lainnya dengan menghubungi nomor telepon 0711-369977 atau mengirim pesan melalui WhatsApp di 0821-7927-9090.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....