Mendag RI Tinjau Produsen Minyak Goreng di Palembang

  • 14 Feb 2026 14:15 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan persedian stok minyak goreng di Sumatera Selatan terpenuhi hingga menjelang Idul Fitri. Hal ini disampaikan saat meninjau pabrik produksi minyak di PT Indokarya Internusa Palembang, 12 Februari 2026.

Menurutnya, peningkatan produksi minyak goreng berdampak positif terhadap ketersediaan pasokan di pasar tradisional. Kondisi ini membantu menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Stok cukup, tidak ada masalah namun kita tetap antisipasi. Pada dasarnya, produksi dan bahan bakunya untuk sehari-hari cukup termasuk untuk Ramadan," ungkap Mendag Budi.

Selain itu, berlimpahnya pasokan bahan baku dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengencarkan produksi minyak goreng kemasan ekonomis (second brand). Ia mendorong produsen dapat meningkatkan produksi dan mendistribusikan minyak goreng second brand di pasar maupun toko ritel.

"Minyak goreng second brand itu temannya MinyaKita, saya lihat di pasar sudah banyak beredar. Masyarakat jadi banyak pilihan dalam membeli minyak goreng dengan harga murah tapi berkualitas," ujarnya.

Awalnya, MinyaKita merupakan Program Minyak Goreng Rakyat untuk mengintervensi harga minyak goreng dipasaran. Seiring waktu, MinyaKita berubah menjadi indikator terhadap ketersediaan dan stabilisasi harga minyak goreng.

Sementara itu, Direktur PT Indokarya Internusa Kanna mengatakan produksi minyak goreng sebanyak 72 ribu liter dalam sehari. Minyak tersebut didistribusikan ke berbagai daerah di Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan Lampung.

"Produksi minyak per hari sekitar 72 ribu liter kalau dikemas sekitar 6 ribu dus. Pendistribusian minyak sekitar 80 persen di Sumsel bekerja sama dengan distributor dan Bulog," ungkapnya.

Selain memproduksi MinyaKita, PT Indokarya Internusa juga memproduksi minyak goreng second brand. Produk tersebut dipasarkan dengan merek sendiri yakni M&M.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....